Presiden ILC Karni Ilyas Unggah; Tidak Semua yg Saya Alami Bisa Ceritakan, Fadli Zon Telepon ya Bang
"Tidak semua yg saya tahu bisa saya katakan. Tidak semua yg saya alami bisa saya ceritakan" tulis Presiden ILC, Karni Ilyas.
Penulis: Bebet I Hidayat | Editor: Bebet I Hidayat
POS-KUPANG.COM - Fadli Zon langsung menanggapi tak tayangnya program televisi Indonesia Lawyers Club ( ILC ) TV One malam ini, Selasa 13 Oktober 2020.
Bahkan Fadli Zon langsung mencolek Presiden Karni Ilyas dan mempertanyakan kenapa ilc malam ini tidak tayang.
Dalam tanggapannya, Fadli Zon tampak men-tag akun Karni Ilyas seraya menyinggung perihal ILC TV One yang tidak tayang malam ini.
Menurut Fadli Zon, biasanya ada 'suatu' hal yang terjadi jika tayangan ILC TV One tidak tayang.
Seperti diketahui, program ILC TV One biasa ditayangkan tiap hari Selasa.
Biasa tayang tiap hari Selasa, ILC TV One nyatanya tidak tayang hari ini, Selasa (13/10/2020).
Baca juga: Topik ILC TV One Selasa 13 Oktober 2020, Karni Ilyas Tak Bahas UU Cipta Kerja di ILC 6 Oktober 2020
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh akun Twitter Indonesia Lawyers Club serta sang pembawa acara, Karni Ilyas.
"Dear Pencinta ILC: Dengan berat hati, kami umumkan, bahwa rencana diskusi ILC, Selasa malam ini, kami tiadakan. Untuk itu kami mohon maaf kepada semua pemirsa setia ILC tvOne," tulis akun Indonesia Lawyers Club, Selasa (13/10/2020), seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Tidak tayangnya ILC TV One malam ini tampaknya memicu kekecewaan di hati pemirsa setianya.
Hal tersebut terlihat dari ratusan pengguna Twitter yang menanggapi kabar ILC TV One tidak tayang malam ini. (KN)
Gagal tayangnya ILC TV One edisi Selasa 13 Oktober 2020 malam sontak menyita perhatian warganet.
Apalagi saat ini banyak isu-isu menarik yang layak untuk diulas di ILC TV One.
Berikut beberapa komentar warganet:
Baca juga: LANGKA! Kim Jong Un Menangis di Depan Umum, Akui Kesulitan Hidup Rakyat Korea Utara
@ibenuqosim: Berat rasanya ingin diskusi omnibuslaw, hoax yang beredar, jumlah halaman RUU, aktivis KAMI yang ditangkap, dosen yang dipukuli, atau covid yang melandai karena aksi demonstrasi.
@bujaswanaras: Begitu tinggikah tekanan untuk membuka kebenaran informasi pak Karni Ilyas? Atau memang memilih diam tak bersuara, menjadi jalan 'penyelematan'?
@conan_idn: Biasalah... kalau sudah genting @karniilyas @ILCtv1 tiarap. Apa ada tekanan??? Kalau media saja tdk membantu rakyat suarakan kebenaran jangan harap akan perubahan... Media tv ramai2 kadang gunakan demo anarkis segala... Padahal semua itu ada Gara2 yang buat UU yg bikin Gaduuuh!