Info Kesehatan
7 Cara Praktis untuk Menjaga Kesehatan Mata Anak, Yuk Kepoin !
panduan physical distancing, kini semua kegiatan belajar-mengajar (KBM) di kelas pun diganti dengan sekolah secara online.
Menjaga jarak antara mata anak dan layar minimal 30 cm.
Tips ini penting untuk menjaga kelenturan mata.
Ketika melihat sesuatu dari jarak dekat (kurang dari 30cm), otot mata cenderung berkontraksi dan bekerja terus-menerus, sehingga lama-kelamaan lensa mata akan semakin cembung dan berakhir dengan mata rabun jauh.
Menerapkan metode 20:20.
Setiap 20 menit anak menatap layar, ajak mereka beristirahat selama 20 detik dan melihat objek yang jauh (dengan jarak minimal 6 meter).
Hal ini berguna untuk melatih kelenturan mata dan mengurangi keletihan mata digital.
Belajar dengan posisi duduk yang tegak.
Salah satu penyebab kerusakan mata adalah karena terbiasa membaca atau belajar dengan posisi tiduran, sehingga menghalangi cahaya masuk secara optimal.
Untuk itu, posisi duduk tegak merupakan posisi ideal untuk menunjang cara kerja mata anak.
Mengatur pencahayaan ruangan.
Agar anak bisa belajar online dengan nyaman dan untuk menjaga kesehatan matanya, usahakan untuk memberikan pencahayaan yang cukup pada ruang belajar.
Hindari sudut yang gelap dan berbayang, karena akan memaksa mata bekerja lebih keras selama berjam-jam.
Nyalakan filter blue light (sinar biru) pada gawai.
Semua layar elektronik, baik itu komputer, smartphone, maupun TV, memancarkan sinar biru yang berbahaya bagi retina mata dalam jangka panjang.
Tidak hanya menyebabkan mata cepat letih, paparan terhadap sinar biru secara terus menerus bisa meningkatkan risiko anak terkena glaukoma dan penyakit retina.