Renungan Harian Katolik
Menjadi Tamu Istimewa Allah
Hati manusia yang peka dapat merasakan kehadiran Allah, selanjutnya tergerak untuk mendengarkan dan memenuhi undangan-Nya.
Editor:
Agustinus Sape
Adapun untuk menjadi tamu istimewa dalam perjamuan sukacita Allah, manusia mesti merespons undangan Allah, dengan membuka hatinya, mempersiapkan pikiran dan menata sikap hidup yang pantas sebagai makhluk sosial, yang beriman dan berbudaya.
Semoga kita semua peka dan terbuka terhadap setiap undangan Allah yang menuntun hidup menuju pencapaian damai sejahtera , harmonitas, kebahagiaan dan keselamatan.
Doa : Ya Tuhan rahmatilah hidup kami agar layak menjadi tamu istimewa dalam perjamuan sukacita yang abadi, amin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/maxi-un-bria-di-menara-pizza.jpg)