Ubah Lahan Tidur Jadi Kebun Contoh, Warga Apresiasi Prajurit Kodim 1625/Ngada
Berhasil mengubah lahan tidur menjadi kebun contoh, warga apresiasi Prajurit Kodim 1625/Ngada
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngada, Paskalis Wale, menyampaikan limpah terima kasih kepada TNI Makodim 1625/Ngada yang telah mendukung pertanian di Kabupaten Ngada.
Paskalis menyampaikan sinergitas bersama TNI dan pemerintah akan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Apa yang dilakukan oleh TNI Makodim 1625/Ngada merupakan sesuatu yang patut diberikan contoh dan menjadi teladan bagi masyarakat di Ngada.
Ia mengapresiasi kepada TNI Kodim 1625/Ngada yang telah bersama untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Ngada.
Ia mengatakan kebun contoh itu sangat berguna demi memperkuat ketahanan pangan masyarakat Ngada. Maka program TJPS harus berhasil dan didukung oleh berbagai pihak.
"Kami apresiasi kepada TNI Kodim 1625/Ngada, BPP Kecamatan Bajawa, PPL, teman-teman dari Dinas Pertanian Ngada. Kita harus bersama demi keberhasilan program ini," ujarnya
Dukung Kebijakan Pemerintah
Sementara itu Komandan Kodim 1625/Ngada, Letkol Czi Luqman Nur Hakim, mendukung kebijakan pemerintah untuk ketahanan pangan.
Letkol Czi Luqman mengatakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah pusat yang bekerjasama dengan TNI harus berhasil dibidang pertanian.
Satu diantara yang dilakukan adalah program pangan dibidang pertanian dengan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di wilayah Kabupaten Ngada.
"Kami siap membantu baik tenaga maupun alat untuk mendukung pertanian di Ngada. Selain belajar untuk menanam hari ini, diharapkan hasilnya baik dan memupuk kebersamaan maupun kekompakan kita," ujar Letkol Czi Luqman.
Ia mengatakan kehadiran dirinya bersama anggota TNI Kodim 1625/Ngada sebagai bukti bahwa TNI selalu bersama rakyat.
Apalagi dengan adanya program ketahanan pangan ini, sebagai pimpinan di wilayah Kodim 1625/Ngada tentu sangat bersyukur bisa belajar bersama untuk menanam dan merawat jagung hingga bisa panen nantinya.
Hal ini kata dia, sebagai suatu pembelajaran untuk kedepan bahwa belajar itu seumur hidup. Termasuk cara menanam Jagung yang baik dan benar.
Ia mengatakan Jagung yang ditanam harus berhasil dan panen suatu saat nanti. Maka saat ini harus dimulai tanam dan harus tekun merawatnya.