Breaking News:

Public Service Pos Kupang

Warga Bello Minta Pengerasan Jalan

Kami warga Kelurahan Bello sangat berharap pemerintah melakukan pengerasan jalan alternatif yang menghubungkan Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Keluarga RT 27 Kelurahan Kolhua swadaya buka jalan baru, Minggu (27/9/2020 

POS-KUPANG.COM - Kami warga Kelurahan Bello sangat berharap agar pemerintah melakukan pengerasan jalan alternatif yang menghubungkan Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang  dan Desa Oelomin Kabupaten Kupang.

Sebab, jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan untuk pergi dan pulang dari kebun yang biasa digunakan warga kelurahan dan desa tersebut. Bahkan warga dari desa lain pun kerap menggunakan jalur tersebut.

Apabila jalan tersebut bisa diaspal oleh pemerintah maka tentunya jalan tersebut nantinya bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Selama ini jalan tersebut sering dimanfaatkan warga untuk berkebun.

Petani Milenial (Membaca Kegelisahan Jakob Oetama)

Kami sangat berharap agar pemerintah bisa memperhatikan ruas jalan tersebut. Sebab jalan tersebut berada di perbatasan antar kedua wilayah sehingga perlu ada perhatian pemerintah.

Jalan ini penting untuk diperhatikan guna ditingkatkan menjadi jalan pengerasan karena selain akan mempermudah dan memperlancar aktivitas kami warga pergi dan pulang dari kebun, juga sebagai jalur alternatif yang hubungkan wilayah Bello dan Oelomin Kabupaten Kupang.

Pilkada Sumba Timur - Bawaslu Siap Bubarkan Pertemuan yang Tidak Taati Protokol Kesehatan

Memang selama ini jalan tersebut hanya bisa dilalui sepeda motor itu pun harus hati-hati karena masih banyak batu besar yang menutupi badan jalan. Karena badan jalan dari RT 7/RW 3 Bello Kota Kupang menuju kampung Atonifui Desa Oelomin Kabupaten Kupang masih dipenuhi bebatuan sehingga kami minta agar jalan itu segera diperbaiki dengan penambalan tanah uruk atau pengerasan.

Terima kasih
Yusuf Tuan dan Hendrik Bilaut
Warga Belo

Tanggapan

Warga Kerjakan Secara Swadaya

Jalan Usaepkolen sepanjang lebih kurang 1 kilometer itu merupakan satu-satunya lintasan ke kebun yang sering digunakan warga kedua wilayah yang berbeda yakni warga Bello Kota Kupang dan Warga Atonifui Desa Oelomin Kabupaten Kupang.

Sebelumnya pada tahun 2016 silam dimasa kepemimpinan Lurah Bello Ben Klau tanah yang dilewati jalan telah dibebaskan secara suka rela oleh tiga komunitas keluarga yakni Keluarga Takene, Tuan dan Keluarga Bilaut.

Sehingga masih mengharapkan agar pemerintah bisa memperhatikan dengan peningkatan menjadi jalan pengerasan.

Pada 2016 silam jalan itu pernah dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat, namun sampai sekarang belum ada peningkatan, sehingga diharapkan bisa diiperhatikan pemerintah karena tanah sudah dibebaskan secara cuma-cuma oleh warga. (yen)

Ketua RW 03 Kelurahan Bello Kec Maulafa
Goris Takene

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved