Moeldoko Ingatkan KAMI: Jangan Coba-Coba Ganggu Stabilitas Politik Nasional, Semua Ada Risikonya!
Namun, mantan Panglima TNI ini juga menegaskan, negara juga mempunyai perhitungan dalam menempatkan antara demokrasi dan stabilitas.
Sebelum ke Telukjambe-Karawang, Gatot sedianya menghadiri acara deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi Regasdengklok, Karawang, Rabu (30/9/2020).
Namun, acara tersebut akhirnya dibubarkan karena mendapatkan penolakan dari ormas.
Bagi Gatot, jika ada orang yang mengkritik dirinya, berarti telah mendengarkannya baik-baik.
Tugas dia, kata Gatot, adalah menyelami pola pikirnya agar dirinya bisa paham.
Saat ditanya apakah para ulama mendoakannya menjadi presiden, Gatot menjawab singkat.
"Saya yakin para ulama berdoa untuk saya menjadi presiden, tapi berdoa juga untuk menyelamatkan bangsa ini," ucapnya.
• SERU, Barcelona Vs Juventus Matchday 1 Grup G, JADWAL Liga Champions Fase Grup hingga Final Istanbul
• Dinkes Sumba Timur Tekan Angka DBD - Ini Tanggapan Ketua DPRD Sumba Timur
Keluar Jika KAMI Jadi Partai
Mantan Panglima TNI itu juga menyatakan akan keluar jika organisasi itu berubah jadi partai. Ia menyebut KAMI adalah organisasi moral. Dia juga meyakinkan bahwa KAMI tidak akan berubah jadi partai politik.
Meski KAMI baru dua bulan berdiri, Gatot menyebut organisasi itu cepat berkembang karena peran masyarakat.
Ia tak mau masyarakat dibohongi bahwa KAMI akan berubah menjadi partai. Sebab, Gatot dan rekan-rekannya di KAMI tidak membuat partai.
"Organisasi kita ini adalah organisasi berjaring. Jadi saya dengan dari Karawang dari mana-mana, kalau nanti ada KAMI RT ada, adalah mitra," ucapnya.
Diketahui, setelah acara di Rengasdengklok dibubarkan, acara KAMI dilanjutkan di rumah salah satu anggota KAMI, Daday Hudaya, di Telukjambe-Karawang. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com: https://nasional.kompas.com/read/2020/10/01/11453191/istana-ingatkan-kami-jangan-coba-ganggu-stabilitas-politik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/begini-tanggapan-moeldoko-soal-rencana-unjuk-rasa-28-juni.jpg)