Rabu, 8 April 2026

Tokoh Agama Minta Tim Covid -19 Harus Tegas Tegakan Protokol Kesehatan Terhadap Warga

tim satuan tugas (satgas) covid-19 Kabupaten Sumba Barat harus tegas menegakan peraturan tentang protokol kesehatan terhadap warga.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Pendeta GKS Waikabubak, Sumba Barat, Pendeta Elisebeth M.Bora, SSi/Theo 

Tokoh Agama Minta Tim Covid-19 Harus Tegas Tegakan Protokol Kesehatan Terhadap Warga

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK---Tokoh agama Kabupaten Sumba Barat meminta pemerintah dalam hal ini tim satuan tugas (satgas) covid-19 Kabupaten Sumba Barat harus tegas menegakan peraturan tentang protokol kesehatan terhadap warga.

Faktanya, sampai saat ini, masyarakat menganggap biasa-biasa saja ketika tidak menggunakan masker bahkan sebagian beralasan malu kalau memakai masker. Pemerintah harus berani menerapkan sanksi ditempat terhadap warga yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Demikian disampaikan salah satu tokoh agama Kabupaten Sumba Barat dalam hal ini Pendeta GKS Waikabubak, Sumba Barat, Elisebeth M.Bora, SSi/Theo di kantornya, Rabu (30/9/2020) siang.

Menurut Pendeta Elisebeth, sejatinya masyarakat Sumba Barat sudah mengerti akan bahaya penyakit virus corona. Sebab pemerintah sudah berulang kali melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan sampai ke desa-desa dan ke kampung-kampung.

Hampir pasti, semua masyarakat juga telah mendapat pembagian masker baik melalui pembagian desa, tim covid-19 kabupaten maupun berbagai elemen masyarakat lainnya.

Hanya saja kesadaran menerapkan protokol kesehatan pribadi masing-masing masyarakat masih sangat rendah. Karenanya perlu aksi tegas pemerintah untuk menyadarkan masyarakat taat protokol kesehatan. Sebab hal itu demi kebaikan dan keselamatan warga itu sendiri.

Gubernur NTT : Presiden Jokowi Cinta NTT Terutama Kota Kupang

9 Indikator Kategori Yang Buruk Sebabkan Indeks Demokrasi Indonesia NTT Turun

KPID NTT Tancap Gas Meliterasi di Masa Pandemi Covid-19

Karena sanksi tegas harus diberlakukan terhadap masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan. Tanpa sikap tegas pemerintah maka sepanjang itu pula masyarakat merasa biasa saja ketila tidak mencuci tangan memakai sabun, tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan menjauhi kerumunan atau sikap 4 M. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved