Info Kota Kupang Terkini

Ketua DPRD Minta Walikota Kupang Tegas Ambil Keputusan

Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskial Loudoe meminta pemerintah Kota Kupang harus tegas dalam mengambil keputusan terkait pencega

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Dionisius Rebon
Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe bersama Wakil Ketua dan Walikota ketika menandatangani pemandangan umum fraksi di ruang sidang DPRD Kota Kupang, 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskial Loudoe meminta pemerintah Kota Kupang harus tegas dalam mengambil keputusan terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Yeskial menyayangkan pembatalan surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Kupang pada tanggal 23 September 2020.

"Surat hari ini dibuat besok dibatalkan. Orang sudah batalkan semua pesta-pesta. Jadi jangan permainkan begitu," ujarnya kepada POS-KUPANG.COM, Kamis, 24/09/2020.

Dikatakan Yeskial, pemerintah seharusnya tegas dan konsisten mengambil keputusan.

Pembatalan surat edaran tersebut, lanjutnya, membuat masyarakat menjadi bingung. Pemerintah Kota Kupang harus tegas karena memiliki wilayah otonomi sendiri.

"Kita yang punya rakyat. Hubungan kerja okelah kita ikut. Hari ini buat besok berubah. Kita tidak semestinya harus ikut. Kita kan otonomi dan kita punya rakyat," tegasnya.

Yeskial mempertanyakan pertimbangan pemerintah Kota Kupang mengeluarkan surat edaran pembatalan pesta dan kemudian memperbolehkan kembali.

"Jadi birokrat ini seperti apa," tandasnya.

Yeskial mengaku, sangat menyetujui surat edaran pertama pemerintah Kota Kupang. Pasalnya, keputusan pembatalan pesta dan lainnya merupakan salah satu bentuk konsistensi pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Tetapi kenapa tiba-tiba rubah lagi. Artinya kami disuruh ini hari pake masker tiba-tiba besok suruh buka. Inikan lucu to," imbuhnya.

Pengurus Kaum Disabilitas Sikka Minta Pelaku Dihukum Berat dan Minta Perhatian Semua Pihak

Yeskial meminta Walikota Kupang agar berani dan tegas ambil keputusan. Inkonsitensi dalam mengeluarkan surat edaran bisa melahirkan penilaian buruk masyarakat mengenai kurangnya koordinasi di dalam birokrasi. (CR5)

Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe bersama Wakil Ketua dan Walikota ketika menandatangani pemandangan umum fraksi di ruang sidang DPRD Kota Kupang,
Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe bersama Wakil Ketua dan Walikota ketika menandatangani pemandangan umum fraksi di ruang sidang DPRD Kota Kupang, (POS-KUPANG.COM/Dionisius Rebon)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved