Pilkada Sumba Timur
Pilkada Sumba Timur - Bapalson Kris Praing-David Melo Wadu Ikut Aturan KPU
Tidak ada mobilisasi masa, kecuali yang hadir hanya paslon dan pimpinan parpol pengusung," ujarnya. Ketua Tim Kerja Koalisi Paket Sehati, Yon
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/WAINGAPU - Bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati Sumba Timur, Drs. Kris Praing, M.Si -David Melo Wadu, S.T(Paket) Sehati akan mengikuti aturan dari KPU terkait pelaksanaan tahapan penarikan nomor urut paslon. Aturan tersebut seperti memakai masker menjaga jarak, termasuk tidak membawa masa.
Hal ini disampaikan Penghubung Paket Sehati, Marlan Umbu Hina saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (22/9/2020).
Menurut Marlan, Paket Sehati akan taat pada aturan KPU dan juga protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
Ditanyai apakah saat penarikan nomor urut paslon akan dihadiri masa pendukung, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sumba Timur ini menegaskan, saat penarikan nomor urut paslon hanya akan dihadiri oleh kandidat dan partai pengusung.
"Jadi saat penarikan nomor urut itu hanya dihadiri oleh kandidat dan pimpinan partai pengusung," katanya.
Marlan mengatakan, untuk tahapan itu, pihaknya tidak akan menghadirkan masa.
"Tidak ada mobilisasi masa, kecuali yang hadir hanya paslon dan pimpinan parpol pengusung," ujarnya.
Ketua Tim Kerja Koalisi Paket Sehati, Yonathan Hani mengatakan, pihaknya tetap mengikuti aturan KPU dalam setiap pelaksanaan tahapan pilkada.
"Kami tentu ikut arahan dan aturan dari KPU," kata Yonathan.
Jubir KPU Sumba Timur, Muhamad Syadak Balole,S.E mengatakan, penarikan nomor urut digelar dalam rapat pleno terbuka dan yang hadir hanya paslon, penghubung paslon dan pimpinan parpol.
• Saat Operasi Gabungan di Talibura, Petugas Beri Contoh Pakai Masker Kepada Warga
