Perang Amerika vsChina di LCS Makin Dekat,AS Kirim Peringatan"Jika Ingin Prang,Kami Akan Berperang"
Ketegangan di Laut China Selatan atau LCS belum juga mereda, militer China dan Amerika sudah sama-sama siap untuk saling menghancurkan
Perang Amerika vs China di LCS Makin Dekat, AS Kirim Peringatan "ika Anda Ingin Prang, Kami Akan Berperang"
POS KUPANG.COM -- Ketegangan di Laut China Selatan atau LCS belum juga mereda, militer China dan Amerika sudah sama-sama siap untuk saling menghancurkan
Kedua negara sama-sama tak gentar dengan kekuatan mematikan lawan mereka. Amerika yang menghadirkan dua kapal induk USS Nimitz dan USS Ronald Reagen belum juga beranjak dari LCS
Sementara China juga terus menggelar latihan perang. Kosentrasi China saat ini adalah terus menekan Taiwan dengan melakukan provokasi di Laut China Timur selain itu China juga kini sedang berhadap-hadapan dengan militer India di Himalata Timur .
Sementara Amerika juga harus berkosentrasi di Laut Hitam dan Alaska menghadapi kekuatan militer Rusia
Amerika sudah peringatkan China bahwa negaranya siap berperang, sementara China juga menunjukan kekuatan militernya dengan latihan perang
Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai negara dengan kekuatan militer terkuat di dunia.
Hal ini berdasarkan sejumlah fakta.
Seperti jumlah pasukan, jumlah armada, teknologi militer, hingga senjata yang mematikan.
Sehingga negara lain perlu berpikir selama puluhan kali untuk berperang melawan AS.
• Intip Kekutan Militer Timor Leste,Saat Lawan TNI Gunakan SenpiRakitan,Saat Merdeka TakMasuk Hitungan
• LOWONGAN Kerja di Bukalapak, Butuh Banyak Orang di Banyak Posisi, Berikut Informasinya
• Kabar Bahagia Tukang Ojek Pengkolan, Ana Riana Hamil Anak Pertama, Cuti Syuting Jadi Istri Mas Pur
• PERIKSA RAMALAN ZODIAK HARI INI, Sabtu 19 September 2020:Gemini Ada Ide Segar,Sagittarius di Puncak
Nah, seperti diketahui bersama bahwa kini AS tengah berkonflik dengan China di Laut China Selatan.
AS memang mendukung sejumlah sekutunya di Asia Tenggara yang menolak klaim China atas 80% wilayah Laut China Selatan.

Soal ini, sebuah buku baru mengungkapkan betapa tegangnya hubungan antara China dan Amerika Serikat sejak beberapa tahun terakhir.
Buku tersebut mengungkapkan bahwa Menteri Pertahanan AS James Mattis bahkan pernah memperingatkan China.
"Jika Anda ingin berperang, saya akan bertarung," katanya pada tahun 2018.
Klaim eksplosif itu dibuat dalam sebuah buku baru tentang pemerintahan Donald Trump oleh jurnalis terkenal Bob Woodward.