Berita TTS Terkini

Zona Merah, KBM Tatap Muka di TTS Ditiadakan Sementara

para orang tua bisa ikut memantau anak-anak dalam melakukan pembelajaran dari rumah. Hal ini guna memastikan proses pembelajaran dari rumah tetap berj

Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG/dion
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa 

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Kabupaten TTS saat ini sudah masuk dalam zona merah pasca satu warganya positif terinfeksi Corona. Untuk mencegah penularan virus Corona, sesuai instruksi Bupati TTS, seluruh kegiatan yang melibatkan masa selama 14 hari kedepan akan ditiadakan, termaksud KBM tatap muka. Proses KBM di sekolah akan ditiadakan dan digantikan dengan pembelajaran dari rumah.

" Pak Bupati sudah mengeluarkan instruksi sebagai respon Kabupaten TTS masuk zona merah untuk mencegah penularan virus Corona dengan tidak memperbolehkan aktivitas yang melibatkan masa, termaksud KBM tatap muka selama 14 hari kedepan," ungkap juru bicara tim gugus tugas Kabupaten TTS, Deny Nubatonis saat ditemui POS-KUPANG.COM, Jumat (18/9/2020) di ruang kerjanya.

Terpisah, Kadis pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa mengaku, sudah menindaklanjuti instruksi Bupati TTS dengan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah mulai tingkat PAUD hingga SMP agar aktivitas KBM tatap muka di sekolah ditiadakan selama 14 hari kedepan.

Kegiatan KBM berlangsung dari rumah baik secara online maupun luring dengan cara mendistribusikan soal ke rumah siswa. Langkah ini diambil sebagai usaha untuk mencegah penyebaran virus Corona di lingkungan sekolah.

" KBM secara tatap muka di sekolah kita tiadakan selama 14 hari kedepan dan digantikan dengan pola pembelajaran dari rumah," ujar Sipa.

Dirinya berharap, para orang tua bisa ikut memantau anak-anak dalam melakukan pembelajaran dari rumah. Hal ini guna memastikan proses pembelajaran dari rumah tetap berjalan secara secara efektif. Bagi kepala sekolah dan para guru, Sipa mengingat agar tugas bisa didistribusikan secara rutin kepada siswa guna mendukung pembelajaran dari rumah.

" Proses pembelajaran dari rumah membutuhkan dukungan dari orang tua untuk mengawasi anak-anak agar benar-benar melakukan pembelajaran dari rumah," terangnya.

Koramil Kewapante dan Pihak Kecamatan Kangae Turun ke Jalan Raya Gelar Operasi Masker

Untuk diketahui, IP (28) warga Eks Timor-Timur yang bermukim di Desa Nule, Kecamatan Amanuban Barat positif terpapar Covid 19. IP sendiri diketahui baru pulang dari Lambelu, Kalimantan Timur pada 6 September lalu. Usai pulang, IP melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Pada tanggal 12 September, IP mulai mengalami gejala sehingga memutuskan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas Nulle.

Pada tanggal 13 September, IP diswab untuk memastikan apakah dirinya terpapar Covid 19 atau tidak. Dari hasil pemeriksaan swab, Kamis (17/9/2020) diketahui IP positif terpapar Covid 19. (Din)

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa (POS-KUPANG.COM/Dion Kota)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved