Breaking News:

Berita daerah Sikka

Miris, Mulanya Telepon Bertamu, Pria Ini Tiduri Penghuni Kos Sampai Lima Kali, Begini yang Terjadi

Sungguh tak habis pikir kasus kekerasan anak dibawah umur di Kabupaten Sikka yang terus meninngkat setiap bulan.

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Aris Ninu

POS KUPANG, COM MAUMERE - Sungguh tak habis pikir kasus kekerasan anak dibawah umur di Kabupaten Sikka yang terus meninngkat setiap bulan.

Kasus kekerasan terhadap anak kembali ditangani aparat Polres Sikka, Senin (14/9) siang.

Polisi saat itu mendapat aporan dugaan tindak pidana hubungan badan dengan anak di bawah umur di SPKT Polres Sikka.

An, warga di salah satu desa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Senin (14/9) siang, mendatangi Kantor Polres Sikka melaporkan kasus kekerasan atas N, salah satu pelajar di Sikka di kos-kosan yang ada di Kecamatan Alok Timur.

An melaporan pelaku kekerasann,yakni: CAKA (20), warga di salah satu kelurahan di Kecamatan Alok Timur Sikka.

Menurut An, dalam laporannya kepada polisi, kejadiannya pada Juli 2019 pada siang hari sekitar pukul 11.00 wita.

Awalnya, pelaku menghubungiya melalui telepon seluler dan mengatakan, ia akan main-main ke kos korban.

Setibanya di kos korban, pelaku mengajak korban berhubungan badan dengan cara memaksa.

Korban dan pelaku melakukan hubungan badan sebanyak 5 kali yang korban ingat terakhir berhubungan badan dengan terlapor sekitar bulan Januari 2020.

Kemudian Jumat tanggal 10 September 2020 sekitar pukul 23.00 wita pelaku menelepon korban dengan mengatakan akan menginap di kos korban.

Akan tetapi korban menghindar dengan cara mendatangi kos temannya.

Tetapi pelaku nekad mendatangi korban di kos temannya kemudian menjambak rambut korban dan meludahi wajah korban kemudian korban digonceng dengan menggunakan sepeda motor milik pelaku.

Korban diajak jalan-jalan. Sesampainya di Jalan Sudirman Maumere korban dipukul di bagian wajah sebanyak 2 kali lalu pelaku mengantar korban ke kosnya sekitar pukul 05.00 wita
Atas kejadian tersebut korban membuat laporan polisi guna memroses pelaku.

Polisi telah menerima laporan dan memeriksa saksi dan memmbawa korban ke RSUD. Tc. Hillers Maumere guna dibuatkan visum. *

Penulis: Aris Ninu
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved