60 Stan Ramaikan Expo Kreatif Anak Negeri
Sebanyak 60 booth (stan) milik pelaku UMKM meramaikan pameran dengan tujuan menggairahkan ekonomi NTT masa pandemi Covid-19
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Expo Kreatif Anak Negeri 2020 di Millenium Ballroom Kupang, berlangsung meriah. Sebanyak 60 booth (stan) milik pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) meramaikan pameran dengan tujuan menggairahkan ekonomi NTT masa pandemi Covid-19.
Acara dibuka Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi ditandai dengan penyerahan gerabah yang merupakan hasil kerajinan UMKM kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT Lydia Kurniawati Christyana, Rabu (16/9/2020).
Wagub Josef bersyukur pertumbuhan ekonomi NTT masih berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional meski berada di tengah pandemi. Sebagai pilar utama ekonomi, UMKM perlu mendapatkan perhatian, kesempatan, dukungan, perlindungan dan pengembangan.
• Peringati HUT TNI ke-75 Kodim 1618 TTU Bersihkan Sungai di Desa Humusu Wini-TTU
Pemberdayaan UMKM dan pertumbuhan wirausaha baru perlu dilaksanakan oleh pemerintah dan semua komponen terkait. Sinergitas dibutuhkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi di daerah.
"Membangun ekonomi di era persaingan global perlu menciptakan peluang pasar produk dan jasa unggulan. Maka, berpikir kreatif merupakan suatu tuntutan. Bapak Gubernur selalu menekankan bahwa NTT tidak bodoh dan tidak miskin asal kita mau mengubah mindset kita. Semua masyarakat harus berubah. Oleh sebab itu, saya mengajak mindset kita harus berubah apalagi dalam situasi pandemi ini," kata Wagub Josef.
• Dokumen Syarat Perbaikan Tiga Paslon di TTU Dinyatakan Memenuhi Syarat
Menurutnya, adanya bussiness matching dan bussiness coaching dalam pameran ini adalah bentuk baik dari pertemuan pelaku ekonomi, serta kegiatan luar biasa untuk menularkan keberhasilan pelaku ekonomi lain ke pelaku ekonomi lainnya untuk menghasilkan output/outcome yang sepadan dengan persyaratan yang ada saat ini.
"Saya mengimbau semua OPD dari provinsi, pulang dari sini harus belanja. Ini perintah. Semua kita pulang dari sini minimal kita bisa belanja. Jadi, expo atau pemeran ini berhasil," tandas Wagub Josef yang disambut tepuk tangan pengunjung.
Ia berharap adanya pendataan UMKM by name by address agar bisa dilakukan kerja sama dengan lembaga keuangan.
"Teman-teman UMKM, kami hanya berikan motivasi bagi bapak/ibu, tapi bapak/ibu yang berdayakan diri sendiri. Kita semua bisa mewujudkan kelembagaan UMKM yang kokoh dan merumuskan langkah konkrit ke depan. Saya minta expo ini tidak hanya ada di sini, tapi sedikit demi sedikit kita buat di beberapa kabupaten yang ada di NTT supaya mereka juga mendapatkan keuntungan dari pameran ini," katanya.
Expo Kreatif Anak Negeri 2020 di Millenium Ballroom Kupang diikuti 60 stan (booth) UMKM yang disiapkan Pemerintah Provinsi NTT bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi NTT.
Kepala Biro Ekonomi dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Provinsi NTT Lery Rupidara mengatakan, Expo Kreatif Anak Negeri 2020 merupakan wadah untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan distributor dan sistem peningkatan kapasitas.
"Event ini tidak hanya untuk memajukan komoditi, melainkan memfasilitasi UMKM untuk masuk ke dalam networking yang berintikan informasi dan relasi yang lebih kuat dengan berbagai bidang," kata Lery.
Berbagai bidang dimaksud, yaitu perbankan, sertifikasi, lisensi, HAKI, e-commerce dan marketplace, investasi, konsultasi, serta bidang lain yang mendukung peningkatan dan pemberdayaan UMKM.
"Tujuan kegiatan ini adalah percepatan dan penanganan pemulihan ekonomi di NTT yang berbasis pada UMKM," ujarnya.
Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinis NTT, Hary Alexander Riwu Kaho menjelaskan, situasi pandemi ini harus disikapi dengan cepat untuk pemulihan ekonomi, namun berpedoman pada penerapan protokol kesehatan yang ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/expo-kreatif-anak-negeri-2020-berlangsung-di-millenium-ballr.jpg)