Breaking News:

Kata Fadli Zon, Bila Pemerintah Culas Semasa Pandemi Corona, Indonesia Bisa Dikucilkan Negara Lain

Di negara dengan sistem demokratis yang bagus, maka pemerintah akan selalu berusaha untuk mengutamakan keselamatan rakyat di atas segala-galanya.

KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019). 
Kata Fadli Zon, Bila Pemerintah Culas Semasa Pandemi Corona, Indonesia Bisa Dikucilkan Negara Lain
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Saat ini, Covid-19 telah menyerang hampir semua negara di dunia, termasuk Indonesia.
Bahkan Indonesia juga sepertinya sulit mengatasi Pandemi Corona, sehingga hal ini semakin berdampak terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bila situasi ini tidak diimbangi dengan sistem demokrasi yang baik, maka ke depan Indonesia bisa saja dijauhi oleh banyak negara.
Sorotan ini disampaikan Anggota DPR Fadli Zon, bertepatan dengan Hari Demokrasi Internasional yang jatuh pada 15 September 2020, Selasa kemarin.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, secara global Covid-19 telah menyerang semua negara, baik negara demokrasi, otoriter, monarki, diktator, maupun berbagai spektrum pemerintahan lainnya.

"Namun, kita sama-sama bisa melihat negara-negara demokratis relatif bisa mengatasi krisis ini lebih baik dibanding negara lainnya."

"Ini menunjukkan bahwa di tengah-tengah Pandemi Corona, gagasan demokrasi tetap relevansi," kata Fadli dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Sejumlah lembaga pegiat anti korupsi, lingkungan hidup, hukum dan demokrasi  yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Keadilan Demokrasi) AMUKK, memperingati Hari Demokrasi Internasional di Jakarta. Minggu (15/9/2019). AMUKK melalui siaran pers-nya menyatakan Demokrasi di Ujung Tanduk dgn mengeluarkan 12 butir tuntutannya, Diantaranya Menghentikan pembahasan Revisi UU KPK dan Membatalkan pengangkatan 5 komisioner KPK-RI 2019-2024 terpilih. (TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa)
Sejumlah lembaga pegiat anti korupsi, lingkungan hidup, hukum dan demokrasi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Keadilan Demokrasi) AMUKK, memperingati Hari Demokrasi Internasional di Jakarta. Minggu (15/9/2019). AMUKK melalui siaran pers-nya menyatakan Demokrasi di Ujung Tanduk dgn mengeluarkan 12 butir tuntutannya, Diantaranya Menghentikan pembahasan Revisi UU KPK dan Membatalkan pengangkatan 5 komisioner KPK-RI 2019-2024 terpilih. (TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa) (TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA )
 

Ia menyebut, di negara dengan sistem demokratis yang bagus, maka pemerintahnya akan berusaha untuk mengutamakan keselamatan rakyat di atas segala-galanya.

Sementara, di negara-negara otoritarian, atau yang defisit demokrasi, pemerintah biasanya cenderung sibuk menyelamatkan kekuasaan sendiri.

"Di tangan pemerintahan yang culas, krisis ini memang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan keadaan darurat, membatasi proses demokrasi, serta mengekang kebebasan sipil," papar Mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Nekat, Terekem CCTV Usai Beli Teh Kotak Pria Ini Bawa Kabur Kotak Amal Depan Counter HP, Astaga?

Sekda Sikka : Tingkatkan Kewaspadaan di Daerah Perbatasan

Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon.
Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Melihat kondisi di dalam negeri, Fadli Zon menilai demokrasi Indonesia di tengah pandemi sedang berjalan ke arah yang kurang baik.

Misalnya, kata Fadli, sejak awal pemerintah menggunakan krisis ini sebagai dalih untuk memperbesar kekuasaan, dan melangkahi kewenangan parlemen.

"Melalui Perppu, misalnya, kini bisa lahir omnibus law secara sepihak. Dengan dalih keadaan luar biasa, lembaga penegak hukum juga tak lagi bisa menuntut pengambil kebijakan. Bisa dikatakan, secara substantif kini tak ada lagi trias politica di Indonesia," ujar Fadli.

"Inilah yang membuat kenapa penanganan pandemi di negara kita hingga hari ini tak kunjung membaik, yang membuat kita akhirnya dikucilkan banyak negara. Tanpa demokrasi, krisis ini tak akan segera bisa diatasi," sambung Fadli Zon. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com: https://www.tribunnews.com/nasional/2020/09/16/fadli-zon-sebut-pemerintah-manfaatkan-pandemi-untuk-perbesar-kekuasaan-dan-kewenangan

Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved