Pilkada Sumba Timur
Kapolres Sumba Timur Minta Anggotanya Jaga Netralitas Saat Pilkada , Simak Infonya
Seluruh jajaran Polres Sumba Timur diminta menjaga netralitas pada saat suasana pilkada 2020 ini. Netralitas anggota polri perlu dijaga s
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/WAINGAPU - Seluruh jajaran Polres Sumba Timur diminta menjaga netralitas pada saat suasana pilkada 2020 ini. Netralitas anggota polri perlu dijaga sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
Hal ini disampaikan Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK, Minggu (13/9/2020).
Menurut Handrio, seluruh jajaran Polres Sumba Timur sampai dengan jajaran Polsek dan Babinkamtibmas diminta menjaga netralitas sebagai institusi Polri.
"Beberapa hari lalu, kita dikunjungi langsung oleh pengamat wilayah dari Polda NTT, sekaligus memantau kesiapan penyelenggara pilkada di Sumba Timur. Saat itu , beliau juga ingatkan soal netralitas polri," kata Handrio.
Dijelaskan, peringatan tersebut didasari atas penilaian bahwa sekitar 60 persen anggota di Polres Sumba Timur adalah rata-rata warga asal Sumba Timur, yang tentu memiliki keluarga yang mendukung paket tertentu.
"Netralitas ini ditekankan kepada seluruh anggota Polres Sumba Timur dan jajaran hingga Babinkamtibmas," katanya.
• Gelandang Muda Bajul Ijo Hambali Dapat Manfaat Jalani Latihan Internsitas Tinggi Persebaya Surabaya
Pamatwil, lanjutnya, juga memberikan arahan kepada Kapolres , Wakapolres jajaran hingga Babinkamtibmas terkait memaksimal pengamanan tidak ada estimat
"Saat itu ada juga paparan Kabagops Sumba Timur terkait pola pengamanan dan juga jumlah kekuatan yang diterjunkan saat pilkada," katanya.
Handrio mengatakan, pihaknya diminta terus melakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu.
"Upaya kita tentu untuk meminimalisir pelanggaran, termasuk penerapan protokol kesehatan, saat kampanye. Tahapan kampanye juga harus sesuai dengan protokol Covid-19.
Tidak henti-hentinya kita ingatkan masyarakat agar perhatikan protokol kesehatan," ujarnya.
• Pilkada Ngada 2020, ASN Diminta Jaga Netralitas, Simak Infonya
