Rajutan Baju Pengantin Buat Hari Sakralmu Lebih Berkesan

Bagi sebagian warga Nusa Tenggara Timur ( NTT) baju pengantin biasanya dikatakan lebih 'wah' dengan segala pernak pernik

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DOKUMENTASI PRIBADI
Rajutan Baju Pengantin dari ENT Handycraft, Rajutan Kombinasi NTT 

POS-KUPANG.COM - Bagi sebagian warga Nusa Tenggara Timur ( NTT) baju pengantin biasanya dikatakan lebih 'wah' dengan segala pernak pernik dan berbagai embel - embel lainnya.

Namun kali ini, Feby Nitte, owner ENT Handycraft, menghadirkan rajutan baju pengantin yang simpel. Bukan main - main, rajutan ini khusus dipersembahkan bagi buah hati tercinta untuk hari pernikahannya.

Karya yang dibuat dari hati untuk yang tersayang akan selalu mengagumkan. Terbukti baju rajutan tampak begitu elegan ketika dipakai sang putri dihari sakralnya.

Pemdes Ulupulu I Terbitkan Perdes Cegah Stunting

"Tapi memang hoby merajut juga jadi dedikasi merajut selama ini dibuat untuk orang lain, gaun pengantin ini khusus untuk anak sendiri" ungkap Feby pada Jumat (11/09/2020).

"Ada kepuasan tersendiri ketika kita membuat rajutan dan anak memakainya dihari sakralnya sekali seumur hidup dan dilihat oleh banyak orang, itu kepuasan batin yang tak terhingga" lanjutnya.

Rajutan ini dikerjakan selama dua bulan lamanya, dan bagi Feby, ini adalah kali pertama merajut baju pengantin.

Uang dan HP Herman Digasak Maling di Ruangan Dahlia RSU Maumere, Ini Kejadiannya

Untuk pola yang lain, jelas Feby, durasi waktunya pasti berbeda.

"Apalagi bajunya baru pertama kali dibuat, kan harus bongkar pasang bongkar pasang lagi" kata Feby.

"Kayak yang kemarin, saya buat ulang sudah tidak terlalu sulit karena konsepnya sudah ada" lanjutnya.

Mengusung konsep simpel, elegan dan eksotik, gaun putih gading ini sukses mencuri perhatian karena keunikannya.

Supaya tubuh terbentuk dengan baik saat memakai gaun ini, kata Feby, furingnya dipisahkan dari rajutan.

"Karena pada saat furing nempel di rajutan, dia tidak bisa menempel sesuai bentuk tubuh, jadi furingnya dibuat seolah - olah menempel di tubuh sesuai bentuk tubuh dan warna kulit, sehingga kekurangan bentuk tubuh disiasati dengan furing" jelasnya.

Jika selama ini Feby merajut aksesori seperti anting, kalung, gelang, bros, gantungan kunci, kain meja, bandana, sepatu bayi, tas dan beberapa item lainnya yang bisa ditemukan di ENT Handycraft, Rajutan Kombinasi NTT, kedepannya Feby berniat memulai membuat rajutan baju pengantin sesuai permintaan.

"Sebenarnya untuk merajut gaun benangnya lebih halus dari benang yang digunakan untuk merajut aksesori. Pengerjaannya bukan lebih mudah juga tapi lebih stabil" jelas Feby.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved