Breaking News:

Positif Covid-19 Terus Bertambah, Jefri Minta Kebijakan Kembali Terapkan Work From Home

Jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah, Jefri Riwu Kore minta kebijakan kembali terapkan Work From Home

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore 

Jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah, Jefri Riwu Kore minta kebijakan kembali terapkan Work From Home

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pandemo Covid-19 masih terus menjadi ancaman. Di Kota Kupang pasien terkonfirmasi positif terus merangkak naik dari satu pasien menjadi 8 pasien positif yang tengah dirawat saat ini.

Untuk itu Pemerintah Kota Kupang mengimbau agar masyarakat terus waspada dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas.

3 Siswa SMAK Giovanni Lolos Kompetensi Sains Nasional Tingkat Provinsi

"Terus terang kota Kupang lebih siap dibandingkan dengan kota lainnya. Kami punya ruang isolasi 20, ventilator paling banyak di seluruh NTT. Kita akan keraskan protokol kesehatan dan akan meminta kebijakan work from home 25 persen sesuai aturan yang sudah ada," kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (11/9/2020).

Sementara ini Pemerintah Kota Kupang belum mengeluarkan larangan aktivitas di tempat hiburan, rekreasi ataupun mengurangi jam kunjungan. Namun akan diperketat dengan pemakaian masker dan penyediaan alat cuci tangan.

Polres Sikka Bantu Beras Bagi Warga Desa Done Yang Terkena Dampak Kemarau

Berdasarkan pantauan langsung lapangan, diakui Jefri, tingkat kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker masih rendah.

"Banyak yang tidak menggunakan masker. Kita akan lebih keras dan ketat lagi untuk penggunaan masker. Kita mungkin akan kembali membentuk tim khusus untuk mengontrol masker di restoran, hotel, tempat hiburan, tempat umum dan lainnya yang tidak menyediakan alat cuci tangan dan tak memakai masker," ujarnya.

Pemerintah kata Jefri terus melakukan koordinasi dengan satgas kelurahan. Selain itu juga terus mengontrol peralatan APD rumah sakit. Masker masih tersedia 5000 masker yang nantinya akan dibagikan.

Sampai saat ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan pelaku perjalanan. Namun pemerintah kota tidak bisa memberikan batasan untuk akses masuk dan keluar kota Kupang baik melalui darat, laut dan udara.

"Akses masuk ini urusannya provinsi, kita hanya mengusulkan saja, memang perlu koordinasi agar diketat lagi. Apakah cukup dengan rapid tes saja, kita nanti diskusi dengan teman-teman di Provinsi," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved