Mendagri Tito Karnavian Tiba-Tiba Tegur Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, Ini Penyebabnya

Teguran tertulisnya sih belum, saya juga baca dari berita. Cuma kita belum tahu inti tegurannya apa. Kalau kita lihat hampir semua paslon ikut konvoi.

Editor: Frans Krowin
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Para Pejabat yang dilantik sedang berjaba tangan ddngan Wabup Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali (kanan), Sekda Sumba Timur Juspan Pare dan Para saksi rohaniwan dan sejumlah pimpinan OPD. 

Mendagri Tito Karnavian Tiba-Tiba Tegur Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, Ini Penyebabnya

POS-KUPANG,COM, WAINGAPU - Wakil Bupati  (Wabup) Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali mendapat teguran dari Menteri Dalam Negeri, Mendagri, Tito Karnavian

Teguran kepada orang nomor dua di Sumba Timur itu lantaran membawa banyak massa saat pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur pada Sabtu (5/9/2020).

Meski demikian, Umbu Lili Pekuwali mengaku belum menerima teguran keras tertulis dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait arak-arakan massa pada saat pendaftaran Pilkada Sumba Timur 2020, Sabtu (5/9/2020).

Umbu merupakan Wakil Bupati Sumba Timur periode 2016-2021 yang mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati pada Pilkada Sumba Timur 2020.

Ia menggandeng Yohanis Hiwa Wunu sebagai bakal calon wakil bupati.

Umbu mengatakan, pihaknya tidak pernah mengundang masyarakat pada saat pendaftaran di Kantor KPU Sumba Timur.

Pihak yang diundang hanya para tokoh dari partai koalisi pengusung.

Ditegur Mendagri, Bakal Calon Bupati Belu, Willy Lay Siap Perbaiki Kedepannya

CATAT! Raja Ini Punya Istri Terbanyak Di Dunia, Jumlah Anak Lebih Dari 1.000 Orang, Simak Di Sini

Ia mengungkapkan, arak-arakan massa yang berjumlah sekitar 200 orang tersebut merupakan bentuk antusias para pendukungnya yang tidak bisa dihindarkan.

"Kami saat masuk gedung KPU semuanya mengikuti protokol kesehatan. Saya memahami teguran itu. Kemarin mungkin kaitan dengan larangan untuk melakukan arak-arakan pada saat pendaftaran," kata Umbu.

"Kalau yang masuk ke kantor KPU sesuai aturan. Cuma yang ikut kami waktu jalan itu yang tidak bisa lagi bilang jangan atau apa. Ini kan bentuk antusias mereka," ujar Umbu menambakan.

Umbu mengklaim dia bersama timnya selalu mengingatkan para pendukung untuk mengikuti protokol kesehatan Covid-19 pada setiap pertemuan.

Sebelumnya diberitakan, 72 bakal calon peserta Pilkada 2020 mendapat teguran keras dari Mendagri Tito Karnavian.

Mayoritas teguran diberikan karena para bakal calon kepala daerah melanggar protokol kesehatan saat tahapan pilkada.

Staf Khusus Menteri Dalam Negeri bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga mengatakan, ke-72 bakal calon itu terdiri dari satu gubernur, 35 bupati, lima wali kota, 26 wakil bupati, dan lima wakil wali kota.

"Sejauh ini sudah 72 daerah yang mendapat teguran keras. Jumlah ini meningkat dibandingkan sebelumnya," ujar Kastorius dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2020).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved