Subsidi gaji karyawan
SEGERA CAIR! BLT Rp 600 ribu Tahap III untuk Karyawan Swasta, Cek Rekening!
SEGERA CAIR! BLT Rp 600 ribu Tahap III untuk Karyawan Swasta, Cek Rekening! Begini penjelasan lengkap Menaker Ida Fauziah
SEGERA CAIR! BLT Rp 600 ribu Tahap III untuk Karyawan Swasta, Cek Rekening!
POS-KUPANG.COM- Kabar gembira karyawan swasta penerima BLT Rp 600 ribu. Dalam waktu dekat segera cair BLT Rp 600 ribu tahap III.
Saat ini Menaker sudah menerima 9 juta data rekening calon penerima BLT Rp 600 ribu.
BLT Rp 600 ribu tahap III dipastikan segera cair, setelah BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek menyerahkan 3,5 juta data rekening calon penerima subsidi gaji karyawan tahap III ke Menaker.
• Bantuan UMKM Banpres Produktif Bisa Hingga Tahun 2021, CARA Daftar BLT UMKM Rp 2,4 Juta Tahun 2020
Mulai dari tahap I sebesar 2,5 juta data nomor rekening dan tahap II sebesar 3 juta data nomor rekening ditambah 3,5 juta data rekening pada tahap III.
"Dengan adanya 3,5 juta data yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan pada hari ini, maka total data calon penerima subsidi gaji/upah dari I, II, dan III adalah 9 juta," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dilansir Kompas.com.
Dijelaskannya bahwa mekanisme penyaluran BSU tahap 3 masih sama dengan tahap sebelumnya.
Sesuai dengan petunjuk teknis, Kemnaker memiliki waktu empat hari untuk melakukan check list data yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan sebelum menyerahkan data yang lolos verifikasi ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
KPPN kemudian akan memberikan dana BSU bantuan Rp 600.000 kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyalur yang kemudian akan mentransfer bantuan BPJS atau BLT BPJS untuk empat bulan ke rekening pribadi pekerja baik di bank negara maupun bank swasta.
• CEK REKENING! Pencairan BLT Subsidi Gaji Rp 600.000 Tahap 3 Dilakukan Besok Jumat 11 September 2020
Data Kemnaker menunjukkan sampai dengan Senin (7/9/2020) subsidi gaji Rp 600.000 telah diberikan kepada 2.311.237 pekerja atau 92,45 persen dari calon penerima tahap I sebanyak 2,5 juta orang.
Sedangkan untuk tahap II, jumlah subsidi gaji karyawan yang sudah tersalurkan sebanyak 1.386.059 atau 46,20 persen dari total calon penerima 3 juta orang.
Untuk memperlancar kelancaran penyaluran, Ida meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk berkomunikasi dengan pemangku kepentingan agar kendala dapat diminimalkan.
Beberapa kendala itu seperti duplikasi rekening, rekening tidak aktif, rekening pasif, tidak valid, telah dibekukan dan tidak sesuai NIK.
"Kami mengimbau kepada pemberi kerja atau perusahaan beserta para pekerja untuk membangun komunikasi dan dialog terkait data rekening para pekerja guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaporan rekening ke BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga penyaluran subsidi gaji atau upah tepat sasaran," ujar Ida.