Breaking News:

BPJAMSOSTEK Serahkan Data Calon Penerima BSU Gelombang III Ke Kemnaker

BPJamsostek kini menyerahkan data penerima Bantuan Subsidi Upah ( BSU) gelombang III kepada Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker RI)

POS-KUPANG.COM/DOKUMEN BPJAMSOSTEK
Agus Susanto, Direktur Utama BPJAMSOSTEK dalam kegiatan Press Conference Virtual terkait Progres Bantuan Subsidi Upah. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Sepekan berselang sejak penyerahan data Gelombang II, BPJS Ketenagakerjaan ( BPJamsostek) kini menyerahkan data penerima Bantuan Subsidi Upah ( BSU) gelombang III kepada Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker RI) hari ini, Selasa (08/09/2020), dengan jumlah 3,5 juta data nomor rekening peserta BPJamsostek.

"Jadi total nomor rekening yang telah kami serahkan ke Kemnaker hingga saat ini sebanyak 9 juta data nomor rekening peserta" ungkap Agus Susanto, Direktur Utama BPJamsostek dalam kegiatan Press Conference Virtual terkait Progres Bantuan Subsidi Upah.

Kejari TTS Dalami Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Taebone, Simak Infonya

Dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM pada Rabu (09/09/2020), penyerahan berkala ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara Kemnaker dan BPJamsostek agar setiap pekan menyerahkan data penerima BSU dan ditargetkan rampung pada akhir September 2020 untuk total 15,7 juta data nomor rekening pekerja.

"Hal ini kami lakukan untuk mempermudah proses rekonsiliasi, monitoring dan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program BSU. Dalam setiap gelombang, data nomor rekening yang kami serahkan telah melakukan tahapan validasi berlapis agar sasaran penerima BSU ini tepat sasaran," tegasnya.

Viktor Nekur Minta Semua Pihak Berperan Aktif Tekan Kasus Bunuh Diri di Sikka

Menurut Agus, setelah dilakukan proses validasi berlapis ini, pihak BPJamsostek berhasil menyaring sebanyak 1,77 juta data peserta yang tidak memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permenaker 14 Tahun 2020.

Dirinya menambahkan data yang tidak memenuhi kriteria ini bukan berarti tidak terpakai, tapi bisa sekaligus digunakan sebagai pengkinian data peserta BPJAMSOSTEK.

"Kami memberikan apresiasi kepada pihak pemberi kerja atau perusahaan karena telah bekerjasama dengan baik dalam melakukan pengkinian data peserta untuk mendukung program BSU dari pemerintah," tutur Agus.

Sementara untuk data yang tidak lolos validasi Bank, Agus menjelaskan, pihak BPJAMSOSTEK akan mengembalikan data nomor rekening kepada pemberi kerja atau perusahaan peserta untuk dilakukan konfirmasi ulang.

Pihak BPJAMSOSTEK terus mendorong perusahaan atau pemberi kerja untuk segera menyampaikan data nomor rekening peserta yang memenuhi persyaratan, dengan batas waktu telah diperpanjang hingga tanggal 15 September 2020.

"Kami juga berharap
perusahaan mempercepat proses penyampaian data yang memerlukan konfirmasi ulang" tambah Agus.

Upaya lainnya yang dilakukan BPJAMSOSTEK untuk mendapatkan data peserta yang berhak atas BSU adalah dengan mengirimkan pesan singkat (SMS) secara personal kepada para pekerja dengan potensi lolos kriteria Permenaker 14/2020. SMS ini disampaikan pada peserta yang telah berhenti bekerja dan mencairkan Jaminan Hari Tuanya, namun masih tercatat peserta aktif pada 30 Juni 2020.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved