Pilkada Manggarai Barat

Edi Endi : Calon Pemimpin Harus Ciptakan Damai di Pilkada Mabar

Bakal calon bupati Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi mengatakan, calon pemimpin daerah harus menciptakan Pilkada damai

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Bacalon Bupati Kabupaten Mabar paket Edistasius Endi (kiri) - Yulianus Weng (kanan) (paket Edi-Weng), saat menggelar konferensi pers di Kantor KPU Kabupaten Mabar, Minggu (6/9/2020). 

Usai diterima, paket Edi-Weng dipersilahkan untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh.

Kegiatan pendaftaran bacalon bupati dan wakil bupati Mabar tersebut dilaksanakan di lantai dua gedung Kantor KPU Mabar dan dibuka langsung Ketua KPU Kabupaten Mabar, Robertus V. Din.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Mabar, Robertus V. Din mengaku, hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran bacalon bupati dan wakil bupati Mabar.

Sehingga, pihaknya berharap dokumen persyaratan pencalonan dan syarat calon pasangan bacalon bupati dan wakil bupati Mabar telah lengkap untuk diteliti.

"Sehingga tidak ada masalah dan proses lebih cepat, karena jam 2 atau jam 3 siang ini kami masih menerima pendaftaran lagi," ujarnya.

Setelah semua dokumen diterima, kata Robertus, KPU akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk pengecekan kesehatan yang akan dilakukan di RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang.

Selanjutnya, KPU Kabupaten Mabar akan melakukan verifikasi berkas pada 6-12 September 2020 dan pada 23 September akan dilakukan penetapan calon bupati dan wakil bupati.

"Ini sesuai PKPU yang ada," katanya.

Diakuinya, dalam masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya pun konsisten untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Kami mengikuti protokol kesehatan, sehingga kegiatan kami dari tadi sesuai arahan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Sementara itu, bakal calon bupati dan wakil bupati Mabar, Edistasius Endi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak hingga paket Edi-Weng dapat melakukan pendaftaran di KPU.

"Hari ini sangat bersejarah dan berharga karena kami pasangan ketiga yang mendaftar untuk Pilkada, terima kasih untuk KPU dan Bawaslu atas koordinasi yang telah dibangun, dan kami berupaya sekuat tenaga untuk sukseskan pilkada," paparnya.

Menurutnya, bakal calon bupati dan wakil bupati merupakan garda terdepan dalam melawan berita hoax dan ujaran kebencian.

"Karena kami ingin melahirkan pemimpin yang tidak boleh cidera dalam aspek demokrasi," tegasnya.

Menurutnya, terdapat tiga komponen penting dalam penyelenggaraan pemilu sehingga berkualitas, yakni penyelenggara, peserta pemilu dan masyarakat umum.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved