Ngeri! FBI Temukan Mayat 10 Ton Di Sebuah Gudang, Banyak Kelamin Pria, Diduga Mayat Itu Akan Dijual

Kenyataan yang lebih mengejutkan disebutkan oleh Reuters, setidaknya 21 mayat digunakan militer AS untuk percobaan ledakan dan memperlajari efek bom.

Editor: Frans Krowin
Grid.ID
penemuan mayat 10 ton di Arizona, Amerika Serikat 

Ngeri! FBI Temukan Mayat 10 Ton Di Sebuah Gudang, Banyak Kelamin Pria, Diduga Mayat Itu Akan Dijual

POS-KUPANG.COM  FBI berhasil melakukan penyelidikan di Arizona, Amerika Serikat, dan menemukan potongan tubuh manusia dari sebuah gudang.

Temuan ini benar-benar mengerikan, namun ini adalah kenyataan dan bukan film fiksi.

Bagian yang ditemukan itu sisa-sisa potongan tubuh, bagian tubuh yang dijahit sesuka hati, dan masih banyak lagi.

Dalam temuan itu sebanyak 10 ton mayat mannusia ditemukan!

Hari ini, beberapa hari setelah penemuan itu, kengeriannya baru terungkap ada kebenaran mengerikan di belakangnya.

Di waktu setempat AS pada 2014 menemukan 10 ton jenazah manusia di Arizona Bioresources Center (BRC) ketika menyelidiki transaksi mayat ilegal.

Hingga 23 Juli tahun lalu, stasiun TV KTVK di Arizona melaporkan bahwa rincian di atas baru terungkap 5 tahun kerena kesaksian agen FBI.

Pukuli Anak Berulang Kali Lantaran Tak Paham Matematika, Ibu Ini Terpaksa Berurusan Dengan Polisi

China Tak Henti-Hentinya Membantu Timor Leste, Ternyata Ada Kepentingan Lain Di Balik Itu, Oh Ya?

Reuters mengatakan, FBI telah menggerebek gudang seluas 836 meter persegi, di Arizona Bioresource Cebter (BRC) dan menemukan 10 ton mayat beku.

Semuanya dipotong-potong, termasuk ada 281 kepala, 241 kaki, dan 97 tulang.

Agen FBI Mark Cwynar mengatakan ada beberapa adegan mengganggu yang dilihatnya :

"Beberapa kepala yang terinfeksi."

"Kepala, lengan dan kaki yang terhubung."

"Pendingin yang berisikan kelamin pria."

Kemudian, yang paling menyeramkan adalah, "Tubuh laki-laki besar yang dipenggal dan diganti dengan kepala wanita kecil."

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved