Breaking News:

Kadis Dukcapil Sampaikan Terobosan-trobosan pada Sidang Komisi DPRD Kota Kupang

Kadis Dukcapil Kota Kupang Agus Ririmasse, menyampaikan terobosan-terobosan untuk meningkatkan pelayanan Dukcapil kota Kupang

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Komisi I DPRD Kota Kupang gelar Sidang Komisi dengan Dinas Dukcapil Kota Kupang, Kamis (3/9/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Dukcapil) Kota Kupang Agus Ririmasse, menyampaikan terobosan-terobosan untuk meningkatkan pelayanan Dukcapil kota Kupang. Hal ini disampaikan pada Sidang Komisi I DPRD Kota Kupang bersama mitra di ruang komisi tersebut, Kamis (3/9/2020).

Agus mengatakan salah satu solusi untuk meningkatkan pelayanan agar tidak terjadi antrian yang panjang yaitu dengan menyediakan mobil pelayanan E KTP keliling sehingga bisa melayani masyarakat di daerah-daerah pinggiran. Selain itu hari libur juga, mobil bisa mobile melayani masyarakat.

Jelang Pendaftaran Paslon, Bupati Niga Dapawole Imbau Warga Jaga Ketenangan Daerah

Agus juga mengusulkan untuk bisa menyiapkan mesin-mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Satu mesin harganya sekira Rp 200 juta.  Jika Pemda bisa menganggarkan lima unit dan ditempatkan di Mall-Mall atau Rumah Sakit, masyarakat bisa mencetak KTP tanpa antrian panjang di Dukcapil Kota.

Dukcapil juga kata Agus, sudah meluncurkan program SIMPEL. Pelayanan integrasi beli atu dapat tiga atau beli satu dapat empat.

Nikmati Staycation Murah dan Nyaman di Swiss-Belinn Kristal Kupang

"Ketika ada yang meninggal lalu kami mendapatkan informasi, saat itu juga akta kematian langsung keluar. Saya sudah beberapa kali turun menyerahkan akta kematian, langsung diserahkan dengan KTP dan KK karena otomatis status pasti berubah. Seperti akta kelahiran, jika ada yang mengurus akta kelahiran, otomatis akan diberikan KK ditambah KIA. Begitu juga kalau menikah. Jadi istilahnya beli satu dapat tiga. Itu kami komitmen," terangnya.

Jemari Yoseph Dogon, menyatakan setuju untuk penyediaan mobil pelayanan kelilig E KTP. "Jika tidak bisa pada anggaran perubahan maka di murni harus jungkir balik. Mobil E KTP sangat diharapkan dan harus dianggarkan. Kalau tidak bisa dua unit, satu unit saja," tuturnya.

Ia meminta agar gedung Kantor Dinas Dukcapil berganti posisi dengan Dinas yang tidak banyak melayani masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD, Yuven Tukung, mengatakan Dukcapil memainkan peran strategis dan membutuhkan dukungan penuh dari DPRD. Karena bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat dari lahir sampai meninggal.

"Untuk itu kita akan lebih prioritaskan pada mobil pelayanan keliling E KTP," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved