Tampil Di Depan Publik, Mayangsari Bikin Nitisen Merinding, Di Rumah Mewahnya Banyak Kepala Binatang
Dari pernikahannya dengan Bambang Trihatmodjo, Mayangsari dikaruniai seorang putri cantik bernama Khirani Trihatmodjo.
Sempat menjadi idola karena gaya rambut pendek, Mayangsari rupanya pernah mengalami kejadian tak terduga.
Bahkan diakui Mayangsari, ia masih menyimpan dendam atas peristiwa mengejutkan itu.
Momen tersebut adalah momen ketika rambut Mayangsari secara mengejutkan diubah total.
Rambut Mayangsari yang semula tergerai panjang harus dipangkas hingga menjadi bondol.
Hal itu dilakukan berdasarkan permintaan produser.
"Tapi Aku dulu ya, mengalami suatu yang syok banget. Dulu rambut panjangku tuh segini (panjangnya sepinggang). Habis itu disuruh ganti (sama produser)," ungkap Mayangsari.
Mengenai momen itu, Mayangsari pun masih ingat betul siapa sosok yang memotong rambutnya hingga bondol itu.
"Yang motong adiknya si Hengki Tandayu, si Franky. Tiba-tiba pas dipotong, jegreg aja. (Franky bilang) 'biar beda ya'," pungkas Mayangsari.
Mengingat momen tersebut, Mayangsari pun kembali kesal.
Bahkan dengan nada marah, Mayangsari mengaku ingin menangis saat tahu rambut panjangnya harus dipotong bondol.
Selain itu, Mayangsari juga mengaku masih dendam.
"Beda segitu (dari rambut panjang ke bondol), wah mau nangis. Pengin gue bunuh itu yang motong rambut gue. Iya segini, bayangin !" ungkap Mayangsari.
"Karena kan rambutnya (proses pemanjangannya) lama. Trus tiba-tiba dibabat habis dalam waktu hitungan detik," imbuh Ruben.
"Bukan lagi. Langsung bondol gitu. Gimana enggak dendam ?" timpal Mayangsari.
Meski dendam, Mayangsari nyatanya tetap menikmati hasil dari potongan rambut pendeknya itu.
Bahkan diakui Mayangsari, ia betah dengan gaya potongan rambut pendek hingga 11 tahun.
"Yang paling ekstrem berarti yang babat pendek itu ?" tanya Ruben.
"Iya terekstrem. Tapi habis itu Aku nikmatin sih. Buktinya sampai 11 tahun rambut pendek. Habis itu panjangin lagi," ungkap Mayangsari.
Baca juga berita lainnya:
Suami Direbut Sekian Tahun, Halimah Eks Bambang Trihatmodjo Curhat Soal Mayangsari, Apa Katanya?
Hubungan antara Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo dengan Halimah hingga kini masih belum membaik.
Pasalnya, Halimah tampak masih terluka dengan kehadiran Mayangsari dalam kehidupannya sehingga membuat keluarganya hancur.
Mayangsari yang menjadi pelakor dalam keluarga Bambang Trihatmodjo dan Halimah sempat tak diterima di istana Cendana.
Meski sudah 19 tahun menikahi Bambang Trihatmodjo, Mayangsari nyatanya jarang sekali terlihat berkumpul dengan Keluarga Cendana.
Hubungan Mayangsari dengan keluarga besar sang suami tidak terjalin begitu baik.
Seperti yang kita ketahui, Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo dikabarkan menikah siri pada 7 Juli 2000 lalu.
Bambang Trihatmodjo dan Mayangsari akhirnya meresmikan pernikahan mereka pada tahun 2011.
Resmi menikah dengan Bambang, Mayangsari secara otomatis menjadi bagian dari keluarga paling berpengaruh di Tanah Air, Keluarga Cendana.
Namun, meski telah 19 tahun menjalin rumah tangga dengan Bambang, Mayangsari tidak pernah terlihat muncul bersama dengan anggota Keluarga Cendana lainnya.
Kemunculan perdana Mayangsari di hadapan Keluarga Cendana usai resmi menikah dengan Bambang Trihatmodjo pun disebut-sebut penuh dengan kontroversi.
Tabloid Nova edisi 30 Januari 2008 memberitakan, Mayangsari perdana muncul sebagai menantu Keluarga Cendana pada malam kematian Soeharto 11 tahun yang lalu.
Sebelas tahun yang lalu, tepatnya pada 27 Januari 2008 silam, Mayangsari memberanikan diri menyambangi kediaman keluarga sang suami.
Didampingi Bambang Trihatmodjo dan putrinya, Khirani Trihatmodjo, Mayangsari hadir dengan niat memanjatkan doa terakhir untuk mendiang Soeharto.
Dalam foto yang berhasil diabadikan awak media, Mayangsari terlihat duduk bersimpuh sambil menundukkan wajah penuh air mata di hadapan jenazah Soeharto.
Sang suami, Bambang Trihatmodjo duduk di sampingnya sembari memangku putrinya, Khirani Trihatmodjo.
Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut Mayangsari kala itu, hanya sesekali mengusap wajah dari air mata dengan kain batik yang ia kenakan.
Di balik kemunculannya yang cukup berani dan mengejutkan ini, kehadiran Mayangsari rupanya sempat tak dikehendaki oleh keluarga sang suami.
Berdasarkan pengakuan saksi mata yang berhasil di wawancarai oleh wartawan Nova pada saat itu, adalah Titiek dan Mamiek, 2 putri Soeharto yang tak menginginkan kehadiran Mayangsari.
Melansir Tabloid Nova edisi 30 Januari 2008, saking tak sukanya dengan kehadiran Mayangsari, Mamiek dan Tatiek sempat disebut mengusir penyanyi lawas tersebut.
Kedua saudara Bambang Trihatmodjo tersebut langsung berdiri dan meminta Mayangsari untuk segera keluar dari rumah.
Melihat reaksi negatif dari kedua saudarinya, Bambang disebut seorang saksi mata yang enggan disebut namanya langsung turun tangan.
Menurut kesaksian saksi mata, sempat terjadi perdebatan dan Bambang berhasil membujuk kedua saudarinya untuk memberi kesempatan pada istrinya.
Halimah yang juga menghadiri acara layatan tersebut pun disebut-sebut sempat memberikan reaksi atas insiden pengusiran Mayangsari ini.
"Dia (Halimah) cuma bilang, kok senang sekali membuat sensasi saat orang khidmat mendoakan Bapak," ungkap saksi mata tersebut.
Insiden pengusiran Mayangsari oleh kedua putri Soeharto ini pun telah dibenarkan oleh kuasa hukum Keluarga Cendana, Juan Felix Tampubolon.
Memang saat terjadi pengusiran, Juan Felix mengaku tidak berada di lokasi, namun bukan berarti insiden tersebut tidak terjadi.
Nyatanya, insiden pengusiran tersebut benar-benar terjadi.
"Saya dengar kabar memang demikian, karena saat kejadian saya sudah berada di Solo," ucap Juan Felix Tampubolon.
Kendati demikian, Juan Felix enggan ikut campur dalam urusan pribadi Keluarga Cendana, apalagi mengomentari.
"Saya pikir itu masalah pribadi, sehingga saya malas mengomentari. Apalagi saya tak melihat secara langsung," lanjut Juan Felix yang dikutip dari Tabloid Nova edisi 30 Januari 2008 silam.
Lebih lanjut, sebagai kuasa hukum keluarga berpengaruh di Indonesia ini, Juan Felix memang tak mengingkari kehadiran Mayangsari.
Tapi sekali lagi, ia mengatakan bahwa baik pihaknya maupun Keluarga Cendana tak ingin mengomentari sosok Mayangsari yang disebut-sebut sebagai 'orang ketiga' dalam rumah tangga Bambang dan Halimah.
"Tentang Mayangsari, kami tidak pernah mengingkari. Begitu juga di pengadilan, kami tidak pernah membantah.
Jadi kalau ada orang yang menuding demikian, kami diam saja, karena kenyataannya memang begitu.
Tapi untuk mengomentari, biar bagaimana pun Mas Bambang punya wilayah pribadi," tandas Juan. (*)
Artikel ini telah tayang di Grid Hot dengan judul https://hot.grid.id/read/182060051/11-tahun-disimpan-rapat-mayangsari-ngaku-dendam-kesumat-hingga-ingin-habisi-nyawa-sosok-ini-istri-bambang-trihatmodjo-singgung-nama-franky?page=all
• Dibanding Soeharto, Israel Justru Kagumi Presiden Gus Dur, Apa Indonesia Termakan Propaganda Arab?
• Saat Ahok Bebas Dari Penjara, Nitisen Senang Tapi Langsung Kecewa Setelah Melihat Video Wanita Ini
Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul: Duduk Manis Pamerkan Kecantikannya Mayangsari Justru Bikin Nitizen Bergidik Ngeri Gegara Tunjukkan Pojok Rumah Mewahnya Yang Tak Biasa Serem Takut Sama Kepala-Kepala Itu: https://www.grid.id/read/042313178/duduk-manis-pamerkan-kecantikannya-mayangsari-justru-bikin-netizen-bergidik-ngeri-gegara-tunjukkan-pojok-rumah-mewahnya-yang-tak-biasa-serem-aku-takut-sama-kepala-ke?page=all