Breaking News:

Salam Pos Kupang

Kepemimpinan FIRMANMU

JEFRI Riwu Kore dan Hermanus Man resmi dilantik Gubernur NTT Frans Lebu Raya tanggal 22 Agustus 2017 lalu

Kepemimpinan FIRMANMU
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - JEFRI Riwu Kore dan Hermanus Man resmi dilantik Gubernur NTT Frans Lebu Raya tanggal 22 Agustus 2017 lalu. Pasangan yang populer dengan sebutan Firmanmu ini sudah tiga tahun memimpin Kota Kupang. Dengan sisa masa jabatan dua tahun, Firmanmu bertekad menyelesaian semua janji kampanyenya yang masih tersisa.

Untuk memperingati tiga tahun kepemimpinan, digelar acara hiburan dalam bentuk konser di alun-alun Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (22/8). Perayaan saat pendemi Corona ( Covid-19) ini dilakukan dengan cara drive in. Artinya, penoton yang datang tetap berada dalam mobil untuk menyaksikan acara tersebut. Meski demikian, perayaan tetap berlangsung meriah.

Tiga Pelintas Batas Ilegal Diamankan Saat Masuk ke Indonesia

Perayaan tersebut tidak lain adalah bentuk seremonial untuk meleihat kembali kerja keras yang sudah dilakukan selama tiga tahun kepemimpinan FIRMANMU.

Masyarakat tentu melihat banyak perubahan dalam Kota Kupang selama kepeminpinan Firmanmua. Mulai dari wajah kota yang semakin cantik dengan banyak taman serta perubahan infrastruktur lainnya.

Saat ini ruang terbuka hijau juga semakin banyak. Taman-taman kota yang sebelumnya berantakan, kini ditata menjadi sangat indah. Suasana Kota Kupang pada malam hari pun semakin semarak, diwarnai lampu kelap kelip. Pertanyaannya, apakah hanya itu kebutuhan warga kota dengan jargon Kota Kasih ini?

Anshari Asar : Dari Lahir Orang Disini Belum Pernah Cium Aspal

Masih banyak hal yang harus dikerjakan oleh Jefri-Herman dalam dua tahun terakhir masa kepemimpinan mereka. Salah satu masalah yang menjadi diskusi adalah soal air bersih.

Saat konser musik, Jefri mengatakan dalam janji kampanye adalah membereskan masalah air bersih dengan Pemerintah Kabupaten Kupang dalam 100 hari pertama memimpin Kota Kupang. Hal itu sudah dilakukan, tingga kini adalah mengoptimalkan semua sember air untuk mengatasi masalah air bersih.

Masih banyak masalah kota yang harus menjadi perhatian, mulai dari urusan administrasi kependudukan hingga kesejahteraan warga. Kita tidak ingin Kota Kupang masuk lagi dalam catatan kota terkotor di Indonesia hanya masalah pengelolaan sampah tak sesuai standar.

Selain itu, kesenjangan kesejahteraan warga yang masih sangat tinggi. Lihat saja di Kota Kupang terdapat begitu banyak rumah mewah, namun di sisi lain masih banyak warga yang belum memiliki hunian sendiri. Adapun warga kurang mampu sudah punya rumah, tetapi masih dianggap belum layak. Inilah tugas pemerintah dalam rangka pemerataan kesejahteraan warga

Di tengah pendemi virus Corona saat ini, pemerintah juga harus lebih aktif dalam terus mengawasi perkembangan kesehatan warga.

Selain itu ada juga penyakit lain yang kerap mewabah di Kota Kupang yaitu demam berdarah. Kita harap, Pemerintah Kota Kupang sudah punya strategi khusus dalam menghadapi penyakit musiman ini.

Masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan, dan kami rakyat percaya bahwa Pemerintah Kota Kupang dengan duet kepempimpinan Jefri-Herman sudah punya agenda aksi untuk membuat Kota Kupang lebih baik lagi. *

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved