Breaking News:

Ini Permintaan Bupati Dapawole Saat Membuka Lomba Pacuan Kuda di Sumba Barat

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meminta semua pihak harus menjunjung tinggi sportivitas selama berlangsungnya lomba pacuan kuda

POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole sedang memberikan sambutan saat membuka kegiatan lomba pacuan kuda tahun 2020 di lapangan Gelora Pada Eweta, Sumba Barat, Senin (24/8/2020) 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK----Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meminta semua pihak harus menjunjung tinggi sportivitas selama berlangsungnya lomba pacuan kuda tanggal 24-30 Agustus 2020.

Karena itu, ia meminta panitia pelaksana, tim juri dan lain-lain harus bertindak sesuai ketentuan yang telah ditetapkan sehingga semua pihak menerima dan menghormati keputusan tersebut. Gelar lomba pacuan kuda sebagaimana dilaksanakan pemerintah setiap tahun adalah bertujuan meningkatkan minat masyarakat Sumba Barat beternak kuda, memasyarakatkan olahraga pacuan kuda di daerah itu juga sebagai ajang mencari atlet kuda handal dari even itu untuk berlaga pada turnamen pacuan kuda regional hingga nasional.

BRI Cabang Atambua Beri Beasiswa Kepada Pelajar di Belu

Karena itu jangan hanya bermimpi meraih juara untuk merebut hadiah yang disiapkan panitia. Tetapi harus menanamkan semangat untuk terus memelihara kuda. Secara ekonomis harga kuda pacu sangat mahal pula.

Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole menyampaikan hal itu dalam sambutannya ketika membuka lomba pacuan kuda tahun 2020 yang berlangsung di lapangan pacuan kuds Gelora Pada Eweta, Sumba Barat, Senin (24/8/2020).

Rencana Bangun Pasar Induk di Ende Tahun Depan Baru Tetapkan Lokasi

Hadir dalam acara tersebut pelaksana tugas Sekretarsi Daerah Sumba Barar, Drs.Daniel B.Pabala, para pimpinan SKPD dan hadir pula Kapolres Sumba Barat, AKBP F.X Irwan Arianto, Sik, M.H, Dandim 1623 Sumba Barat, Letkol Czi Irawan Agung Wibowo, S.T., M.Tr., (Han) dan undangan lainnya.

Menurutnya, gelar lomba pacuan kuda kali ini sedikit berbeda dibanding sebelumnya karena berlangsung ditengah suasana pandemi virus corona. Untuk itu, panitia penyelenggara, pemilik kuda, joki dan penonton harus mengenakan masker dan menjaga. Hal itu harus diterapkan even ini demi mencegah penularan virus corona. Walaupun Kabupaten Sumba Barat terhitung sejal tanggal 18 Agustus 2020 sudah kembali ke zona hijau karena semua (6 orang) pasien covid-19 Sumba Barat telah dinyatakan sembuh. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab dari warga tersebut oleh lanoratorium rumah sakit umum Prof.WZ Yohanes Kupang.

Walau demikian, hal itu bukan berarti kembali bebas sebebasnya seperti dulu. Pemerintah tetap mengingatkan seluruh masyarakat Sumba Barat tetap taat melaksanakan protokol kesehatan karena wabah virus corona belum meredah diseantero dunia. Biasakan diri selalu mencuci tangan memakai sabun, selalu memakai masker dan menjaga serta lainnya adalah sebuah keharusan demi mencegah diri tertular virus mematikan corona. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved