Jefri Akui Belum Maksimal, Tiga Tahun FIRMANMU Memimpin Kota Kupang

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore menegaskan bahwa Kota Kupang adalah rumah besar persaudaraan

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore bersama Pemimpin Redaksi POS-KUPANG Hasyim Ashari saat acara Baomong Asyik Ayo Terus Berubah yang diselenggarakan POS-KUPANG pada Jumat (21/8/2020). 

Komponen yang kedua adalah membantu saudara-saudara kita yang tidak beruntung dengan membuat program bedah rumah bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Saya tergugah untuk bagaimana mengatur saudara-saudara saya. Dan, saya diberikan tanggungjawab untuk membantu mereka tanpa memandang siapa pun". ucapnya.

Dalam mengatasi persoalan ini, kami mengalami kendala anggaran. Kami juga tidak mempunyai anggaran untuk membantu mereka, tetapi pada saat rumah mereka dibedah, mereka harus dipindahkan. Dan, mau dipindahkan kemana saja harus dipindahkan. Sehingga kami pindahkan masyarakat yang rumahnya dibedah ke rumah jabatan dan yang lainnya ke hotel.

"Di rumah jabatan, kami menjadi saudara sehingga saat tertentu saya mengajak mereka ngobrol dan mengerjakan hal lain seperti membantu menyiram tanaman sayur yang ada di rumah jabatan, serta makan pun bersama-sama. Anggaran yang terbatas inilah yang menyebabkan kami harus menampung mereka. Tetapi juga hal lain adalah bagaimana kita menempatkan diri kita sebagai mereka," papar Jefri.

Apresiasi Bedah Rumah

Program bedah rumah yang digagas Pemkot Kupang menuai pujian berbagai kalangan. Tidak hanya warga penerima bantuan, tetangga pun turut bahagia. Mereka mengapresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.

Pada Kamis (20/8) malam, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang Hilda Manafe mengantar kembali Fatma Ahmad dan cucunya menempati rumah baru di RT 21 RW 05 Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja.

Tangis haru pihak keluarga menyambut kehadiran mereka. Rumah milik Fatma baru saja selesai dibedah Pemkot Kupang selama sepuluh hari. Selama waktu itu Fatma bersama seorang cucunya tinggal di rumah jabatan Wali Kota Kupang.

Tetangga Fatma, Ance Ndolu memuji Wali Kota Kupang yang memberi perhatian kepada masyarakat tidak mampu.

"Kami atas nama warga mengucapkan terima kasih. Kami turut merasakan sukacita luar biasa ini, kami setia menunggu kedatangan bapak dan ibu. Kami warga di sekitar sini hanya bisa mendoakan Bapak Wali Kota beserta ibu dan seluruh jajarannya supaya sehat selalu dan diberi hikmat dalam memimpin Kota Kupang," ucap Ance dengan nada terbata-bata.

Jefri menyampaikan bahwa rumah milik Fatma telah diperbaiki berkat bantuan Pemkot Kupang yang menjadikannya sebagai hunian yang layak. Menurutnya program bedah rumah selaras dengan misi Pemkota Kupang untuk menjadikan Kupang sebagai kota layak huni bagi warganya.

"Semoga selanjutnya rumah ini menjadi penyemangat dalam melanjutkan hidup mereka," kata Jefri disambut tepuk tangan warga.

Ia mengakui saat ini masih banyak warga yang hidupnya tidak beruntung. Di sisi lain Jefri bangga dan bahagia dengan kekompakan dan antusiasme warga Kuanino mendukung program bedah rumah.

"Semoga kekompakan dan hidup gotong royong ini bisa terjaga dalam setiap aspek kehidupan," ujarnya.

Selain bedah rumah, Jefri bersama sejumlah donatur memberi bantuan perabotan rumah tangga dan sembako.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved