Breaking News:

Berita Kota Kupang Terkini

Wali Kota Kupang Pimpin Apel Siaga Kupang Bersih, Luncurkan Enam Armada Baru

membersihkan kota ini banyak hal belum maksimal, masyarakat belum membuang sampah pada tempatnya dengan baik, karena hal ini kadang terken

Dok Prokompim Kota Kupang
PIMPIN APEL -- Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore berikan pimpin apel siaga di samping Polsek Alak, Rabu (19/8) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore memberikan arahan pada apel siaga kupang bersih yang diikuti oleh puluhan petugas kebersihan "pasukan oranye dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.

Apel siaga kupang bersih yang berlangsung di lapangan samping Polsek Alak, Kelurahan Penkase Oeleta ini dilaksanakan mengikuti jam kerja dari para petugas kebersihan, Rabu (19/8) dini hari.

Jefri menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada para petugas kebersihan pasukan oranye yang disebutnya sebagai pejuang kebersihan yang telah bekerja keras menjaga kebersihan Kota Kupang.

Menurutnya, kebersihan kota dan penanggulangan sampah menjadi sorotan masyarakat selama ini.

"Kita boleh bangga dengan infrastruktur jalan, lampu jalan dan hal lainnya bisa berjalan dengan baik, namun bila Kota Kupang tidak bersih, tidak ada peningkatan maka kota ini belum bisa dikatakan maju,” ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya, dalam memperkuat dan meningkatkan kinerja petugas kebersihan dan membantu masyarakat, Pemerintah senantiasa berupaya melakukan inovasi-inovasi untuk mewujudkan kota Kupang yang layak huni. Jika sebelumnya telah dilaksanakan penanaman pohon dan penanaman air untuk program Kupang Hijau maka untuk kebersihan Kota Kupang juga harus terus diupayakan dan diwujudkan.

Dikatakannya, kebersihan menjadi salah satu program prioritasnya sejak memimpin kota ini bersama Wakil Wali Kota, dr. Hermanus Man.

Untuk itu berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan Kota Kupang bersih, dimulai dengan melakukan gebrakan-gebrakan khusus salah satunya mengadakan kendaraan sapu jalan yang saat ini dimiliki Pemkot sebanyak tiga unit.

Namun menurutnya, armada operasional pengangkut sampah yang sangat terbatas dengan kondisi kendaraan yang sudah tua maka pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) tidak maksimal.

"Titik sampah di kota ini 1000 lebih, kita hanya punya kemampuan sampai 800-900, masih ada 100-200 titik sampah yang tidak dapat diangkut tiap hari,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved