Breaking News:

VIRAL, Pohon Pisang Ajaib Muncul di Jambi, Setelah Tumbuh Langsung Berbuah, Mengandung Poliploid?

Fenomena lainnya adalah pisang ajaib yang tumbuh di Sarolangun, tepatnya di Lorong Talang Damar, Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun.

Editor: Frans Krowin
Kompas.com
Pohon pisang unik, berbuah tanpa daun dan batang di Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Jambi.(Kompas.com/Suwandi) 

Toyib meyakini keajaiban itu berkat dari Tuhan.

Untuk itu, dia melarang apabila ada warga yang memanfaatkan pisangnya untuk sesuatu yang aneh, misalnya untuk berobat dan hal-hal mistis.

Pohon pisang unik, berbuah tanpa daun dan batang di Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Jambi.(Kompas.com/Suwandi)
Pohon pisang unik, berbuah tanpa daun dan batang di Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Jambi.(Kompas.com/Suwandi) (Kompas.com)

Anies Baswedan Angkat Bicara Kalau Temukan Pasien Positif Covid-19 Itu Kabar Baik Langsung Ditangani

Tak Sanggup Melayani Hasrat Seksual Istri 9 Kali Sehari, Pria Tulungagung Ini Memilih Bercerai

Didukung Zulkifli Hasan, Gibran Rakabuming Raka Bilang: Untuk Bangun Negara Saya Mulai Dari Solo

Fenomena Pisang Ajaib Bukan Gaib

Peneliti dari Universitas Jambi, Dede Martino, menjelaskan, fenomena pisang berbuah tidak normal ini disebabkan tumbuhan tersebut memiliki kromosom lebih dari satu sel, atau yang disebut poliploid.

"Umumnya 3, di alam bisa terjadi perubahan atau mutasi karena proses adaptasi. Peluang pisang bermutasi memang besar dibandingkan tumbuhan lain," kata Dede.

Untuk pisang yang tumbuh tanpa daun dan batang, menurut Dede, hal itu adalah fenomena biasa.

Penyebabnya, bunga keluar dari bonggol.

Bonggol adalah batang pisang asli, sedangkan gedebok yang dikenal luas sebagai batang adalah kumpulan dari pelepah pisang yang menyerupai batang.

Hal senada juga disampaikan peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi Jon Hendri.

Menurut dia, pisang yang berbuah tidak normal bukanlah suatu hal yang mistis.

Menurut dia, pisang melakukan mutasi genetik karena dipengaruhi lingkungan, penyakit dan unsur hara tanah.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved