VIRAL, Pohon Pisang Ajaib Muncul di Jambi, Setelah Tumbuh Langsung Berbuah, Mengandung Poliploid?

Fenomena lainnya adalah pisang ajaib yang tumbuh di Sarolangun, tepatnya di Lorong Talang Damar, Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun.

Editor: Frans Krowin
Kompas.com
Pohon pisang unik, berbuah tanpa daun dan batang di Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Jambi.(Kompas.com/Suwandi) 

VIRAL Pohon Pisang Ajaib Muncul di Jambi, Punya 12 Tandan, Diduga Mengandung Kromosom Poliploid

POS-KUPANG.COM, JAMBI - Sebuah keajaiban dikabarkan terjadi di Jambi. Hampir sepekan ini, cerita tentang tanaman dan pohon pisang, jadi viral di kalangan masyarakat setempat.

Kabar viral yang disebut sebagai sebuah keajaiban itu, adalah fenomena pohon pisang yang berbuah sampai 12 tandan.

Lebih dari itu pohon pisang yang berbuah hingga 12 tanda terseut, ternyata tanpa daun dan batang.

Fenomena pisang yang tidak normal ini menjadi pusat perhatian masyarakat.

Sebagian masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan hal-hal mistis, firasat dan keajaiban.

Bahkan, ada yang menjadikan pisang ajaib ini sebagai obat untuk penyakit tertentu.

"Banyak warga yang datang, karena pisang saya tumbuh dari dalam tanah. Setelah tumbuh langsung berbuah. Memang aneh, pisang berbuah tanpa batang dan daun," kata warga Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Deri Kasigi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/8/2020).

Kisah Cintanya Terbongkar, Afgan Malu Saat Ditanya Tentang Gaya Ciuman ke Rosa, Ah Rahasiah Dong

Intip Yuk Ramalan Zodiak Besok, Jumat 21 Agustus 2020, Scorpio Jaga Emosi, Aries Manfaatkan Harimu

Ahmad Dhani Dikabarkan Maju Pilkada Surabaya, Tapi Penasihat Hukum Hendarsam Marantoko, Belum Tahu

Fenomena pisang yang berbuah tanpa batang dan daun ini menjadi tontonan warga.

Fenomena lainnya adalah pisang ajaib yang tumbuh di Sarolangun, tepatnya di Lorong Talang Damar, Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun.

Pisang di tempat ini sudah tiga kali berbuah dengan total 12 tandan.

Pemilik pisang, M Toyib menuturkan, pisangnya sudah tiga kali berbuah dengan kondisi tidak normal.

Sebelumnya, menurut Toyib, induk pisang memiliki dua jantung, kemudian sudah masak dan dapat dimakan.

Selanjutnya, setelah induknya berbuah dan mati, tumbuh anakan baru.

Pisang milik Toyib kembali berbuah dengan empat jantung atau tandan.

Selain berbuah unik, pohonnya juga bercabang membentuk huruf V atau ketapel.

Masing-masing batang yang bercabang dua mengeluarkan dua jantung.

"Totalnya ada empat," kata Toyib saat dihubungi, Selasa.

Untuk saat ini, pisang milik Toyib mengeluarkan enam tandan.

"Sekarang untuk ketiga kalinya, pisang berbuah dengan dua tandan, lalu empat tandan dan terakhir enam tandan," kata Toyib.

Toyib meyakini keajaiban itu berkat dari Tuhan.

Untuk itu, dia melarang apabila ada warga yang memanfaatkan pisangnya untuk sesuatu yang aneh, misalnya untuk berobat dan hal-hal mistis.

Pohon pisang unik, berbuah tanpa daun dan batang di Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Jambi.(Kompas.com/Suwandi)
Pohon pisang unik, berbuah tanpa daun dan batang di Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Jambi.(Kompas.com/Suwandi) (Kompas.com)

Anies Baswedan Angkat Bicara Kalau Temukan Pasien Positif Covid-19 Itu Kabar Baik Langsung Ditangani

Tak Sanggup Melayani Hasrat Seksual Istri 9 Kali Sehari, Pria Tulungagung Ini Memilih Bercerai

Didukung Zulkifli Hasan, Gibran Rakabuming Raka Bilang: Untuk Bangun Negara Saya Mulai Dari Solo

Fenomena Pisang Ajaib Bukan Gaib

Peneliti dari Universitas Jambi, Dede Martino, menjelaskan, fenomena pisang berbuah tidak normal ini disebabkan tumbuhan tersebut memiliki kromosom lebih dari satu sel, atau yang disebut poliploid.

"Umumnya 3, di alam bisa terjadi perubahan atau mutasi karena proses adaptasi. Peluang pisang bermutasi memang besar dibandingkan tumbuhan lain," kata Dede.

Untuk pisang yang tumbuh tanpa daun dan batang, menurut Dede, hal itu adalah fenomena biasa.

Penyebabnya, bunga keluar dari bonggol.

Bonggol adalah batang pisang asli, sedangkan gedebok yang dikenal luas sebagai batang adalah kumpulan dari pelepah pisang yang menyerupai batang.

Hal senada juga disampaikan peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi Jon Hendri.

Menurut dia, pisang yang berbuah tidak normal bukanlah suatu hal yang mistis.

Menurut dia, pisang melakukan mutasi genetik karena dipengaruhi lingkungan, penyakit dan unsur hara tanah.

Sebenarnya, apabila mutasi genetik ini stabil, pisang dengan banyak tandan dapat dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas.

Sayangnya, setelah dilakukan pengujian, pisang tidak bisa dipaksakan untuk tumbuh dengan banyak tandan, apalagi berkali-kali dengan total 12 tandan.

Untuk saat ini, BPTP Jambi telah mengembangkan pisang endemik Jambi yang tahan terhadap penyakit.

Beberapa pisang yang dikembangkan adalah pisang sungkai, rotan dan pisang telur.

Pohon pisang unik, berbuah tanpa daun dan batang di Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Jambi.(Kompas.com/Suwandi)
Pohon pisang unik, berbuah tanpa daun dan batang di Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, Jambi.(Kompas.com/Suwandi) (Kompas.com)

Kamala Haris Perempuan Kulit Hitam Pertama Jadi Calon Wakil Presiden AS, Trump Bilang: Dia Itu Gila

Setiap Dana Desa Cair, Kepala Desa Ini Rutin Sewa PSK Cantik Masuk Hotel Lalu Jadikan Istri Simpanan

Setelah Pasang Kamera CCTV Di Rumah, Suami Ini Terkejut Lihat Istri Menyiksa Bayi Berumur 15 Bulan

Pisang Bertandan 2 Meter

Pisang ajaib lainnya terdapat di Desa Rengas Bandung, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.

Pisang di tempat ini berbuah dengan tandan sepanjang 2 lebih dari 2 meter.

"Panjang buahnya itu hampir menyentuh tanah. Kita berharap pemerintah bisa mengembangkan pisang seperti ini," kata Hardianto seorang warga setempat.

Menanggapi fenomena ini, Dede Martino menjelaskan, tandan 2 meter ini disebabkan sifat poliploid pisang yang mengganda, karena mutasi alam akibat senyawa kimia karsinogenik, serangan hama atau karena terpapar ultraviolet berlebihan.

Sementara itu, Hendri mengatakan, pisang dengan tandan panjang sudah dikembangkan di Jawa, karena hal ini baik untuk produktivitas.

Hanya saja, menurut Hendri, ukuran tandan pisang yang sedang dikembangkan tidak sampai 2 meter.

Menurut Hendri, dengan perlakukan yang benar dan unsur hara tanah yang baik, pisang bisa berbuah dengan tandan lebih panjang. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Pisag Ajaib erbuah 12 Tandan Hingga Tanpa Daun Dan Batang: https://regional.kompas.com/read/2020/08/20/10552671/pisang-ajaib-berbuah-12-tandan-hingga-tanpa-daun-dan-batang?page=all#page2

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved