Sabtu, 18 April 2026

Tahukah Kamu Inilah 3 Sosok Pengibar Bendera Saat 17 Agustus 1945, Ada yang Pernah Dipenjara

Tahukah Kamu Inilah 3 Sosok Pengibar Bendera Saat 17 Agustus 1945, Ada yang Pernah Dipenjara

Editor: maria anitoda
Kompas.com
Tahukah Kamu Inilah 3 Sosok Pengibar Bendera Saat 17 Agustus 1945, Ada yang Pernah Dipenjara 

POS-KUPANG.COM - Tahukah Kamu Inilah 3 Sosok Pengibar Bendera Saat 17 Agustus 1945, Ada yang Pernah Dipenjara

Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 menyimpan banyak cerita. 

Momentum ini menjadi titik awal terbebasnya Indonesia dari rongrongan penjajah.

Pelaksanaan Upacara Apel Peringatan HUT RI ke 75 di TTU Sesuai Protokol kesehatan, Simak !

Pelaksanaan Upacara Apel Peringatan HUT RI ke 75 di TTU Sesuai Protokol kesehatan

Mikrofon yang Dipakai Saat 17 Agustus 1945 Hasil Curian, Benarkah? Ini Penjelasan Soekarno Kala Itu

Tiga orang yang bertugas mengibarkan bendera saat itu adalah Latief Hendraningrat, Suhud, dan SK Trimurti.

Siapakah Latief Hendraningrat, Suhud, dan SK Trimurti ?

Latief Hendraningrat

Raden Mas Abdul Latief Hendraningrat lahir di Jakarta pada 15 Februari 1911. Dia merupakan seorang prajurit Pembela Tanah Air (PETA).

Di masa pendudukan Jepang, Latief aktif dalam pelatihan militer yang didirikan oleh Jepang. Ketika Jepang mendirikan PETA, ia bergabung di dalamnya. 

Sepak terjang Latief di militer dinilai membanggakan karena kelihaiannya. Ia pernah juga menjabat komandan kompi dan berpangkat Sudanco.

Pangkat ini berada di bawah pangkat tertinggi pribumi ketika itu yaitu Daidanco atau komandan batalion.

Berita kekalahan Jepang dari Sekutu akhirnya sampai ke Indonesia. Momentum ini dianggap kalangan muda sebagai kesempatan bagi Soekarno dan Hatta untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. 

Mereka kemudian membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok dan mendesak Soekarno-Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan.

Upaya ini berhasil hingga akhirnya pembacaan proklamasi dilakukan di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada 17 Agustus 1945.

Latief Hendraningrat termasuk orang yang mempunyai peran dalam peristiwa bersejarah tersebut.

Sebelum acara dimulai, Latief dipercaya untuk mengamankan lokasi. Ia juga menempatkan prajuritnya di sekitar Pegangsaan dan mengamankan jalannya acara penting itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved