Breaking News:

NEWS ANALYSIS Simon Riwu Kaho Ketua Dewan Pendidikan NTT: Lebih Produktif

NEWS ANALYSIS Simon Riwu Kaho Ketua Dewan Pendidikan NTT: Lebih Produktif

Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Simon Riwu Kaho 

NEWS ANALYSIS Simon Riwu Kaho Ketua Dewan Pendidikan NTT: Lebih Produktif

POS-KUPANG.COM - SEKOLAH tatap muka mulai dilaksanakan, khususnya di daerah-daerah zona kuning dan zona hijau Corona ( Covid-19). Hal itu diperbolehkan karena untuk kepentingan anak-anak dalam dunia pendidikan.

Belajar di sekolah lebih produktif dibandingkan dengan belajar di rumah. Belajar di rumah itu baik, jika ada kepentingan atau kebutuhan tertentu. Tetapi untuk menghadapi prospek ujian nasional dan lain-lainnya tidak tepat belajar di rumah.

Sekolah Tatap Muka, Bupati Sikka: Perlu Kajian

Belajar di sekolah itu penting sekali, tetapi bukan berarti belajar di rumah tidak penting. Namun belajar di rumah itu solusinya ialah anak-anak berada dalam desain pihak sekolah dan guru-guru. Apabila anak belajar diluar dari desain sekolah dan guru, percuma anak belajar karena anak mau menghadapi apa?

Pada umumnya anak-anak kita belajar, karena ada pekerjaan rumah (PR). Untuk memacuh serta mendorong mereka, harus dilakukan kegiatan lain seperti diskusi-diskusi kelompok yang dari sekolah buat dan kegiatannya di rumah, serta dalam kegiatan diskusi anak-anak di rumah, harus guru turun ke lokasi untuk guru membantu anak-anak memecahkan persolan yang anak-anak hadapi dalam kegiatan diskusi itu.

Linus Hindari Resiko Sekolah Tatap Muka

Apabila anak-anak yang mengalami kejenuhan dalam proses pembelajar online, karena anak-anak membutuhkan pemecahan masalah yang dapat merangsang mereka untuk lebih terbuka prospeknya.

Dan, yang wajib merangsang anak-anak itu guru, orangtua hanya membantu. Karena untuk menghadapi ujian nasional, konstruksinya lain dari ujian di sekolah atau ujian di rumah. Untuk ujian nasional, membutuhkan konstruksi maksimal.

Kita juga harus mengutamakan kesehatan anak. Apabila kesehatan anak tidak dapat dijamin, tidak boleh. Apabila dalam pertemuan pihak sekolah bersama orangtua siswa belum maksimal, harus maksimalkan pembelajaran di rumah. Serta orangtua juga membatu para guru, berikan pencerahan kepada anak, agar anak-anak bisa tahu dengan keadaan.

Pertemuan di sekolah itu sangat penting dan harus. Namun karena situasi saat ini, maka hal itu diperioritaskan agar kesehatan anak terjamin juga.

Apabila sekolah-sekolah yang sudah kembali berlakukan sekolah tatap muka, harus tetap mematuhi protokol atau aturan dari pemerintah. Kepala sekolah bersama para guru maksimalkan pembelajaran jangan sampai lupa terhadap kesehatan anak, hal ini tidak boleh.

Sekolah-sekolah di daerah yang jauh dari rumah sakit, perlu diperhatikan oleh pihak sekolah sehingga memperhitungkan hal ini. Karena kesehatan anak itu sangat penting untuk menunjang pembelajaran anak. (cr6)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved