Cakada NasDem di NTT Tanpa Mahar, Take Ofong : Bisa Kroscek Ke Seluruh Pasangan
Partai NasDem mengusung sembilan pasangan calon kepala daerah (Cakada) untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada Serentak 2020
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Cakada NasDem di NTT Tanpa Mahar, Take Ofong : Bisa Kroscek Ke Seluruh Pasangan
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Partai NasDem mengusung sembilan pasangan calon kepala daerah (Cakada) untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada Serentak 2020 di sembilan kabupaten di NTT.
Sembilan pasangan calon kepala daerah tersebut, oleh DPW Partai NasDem NTT disebut tidak membayar sepeserpun "mahar politik" atas keikutsertaan dalam kontestasi itu. Hal tersebut bahkan dikatakan sejak awal pendaftaran.
"Kalau NasDem itu tanpa mahar mulai pendaftaran, nol rupiah (biaya politik)," ujar Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah NasDem NTT, Alex Take Ofong kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (12/8).
Ia mengatakan, kebenaran itu bisa dikonfirmasi kepada semua pasangan yang mendaftar maupun yang telah ditetapkan untuk diusung oleh Partai NasDem. "Bisa dikroscek ke seluruh pasangan calon," tambahnya.
Take Ofong menjelaskan, pada prinsipnya, NasDem merekrut pasangan calon kepala daerah tanpa mahar karena pertimbangan bahwa beban politik pasangan untuk bertarung dalam proses kontestasi Pilkada hingga merengkuh kemenangan itu tidak ringan.
"Prinsip kita perekrutan pasangan calon tanpa mahar karena kita tahu bahwa beban politik pasangan calon itu berat, karena itu kita jangan memberikan beban cost politik bagi pasangan calon lagi," kata Take Ofong.
Selain itu, hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya melakukan prefensi terhadap tindakan atau praktek koruptif setelah para calon kepala daerah itu terpilih.
"Biaya kita serahkan kepada pasangan calon, kita bekerja sesuai dengan amanat kita. Prinsipnya NasDem berjuang untuk memenangkan pasangan calonnya, tidak membiarkan pasangan calon berjalan sendiri, karena kita menjadi bagian integral dari pemenangan itu, " katanya.
Pembiayaan kerja kerja pemenangan, tambah Take Ofong, secara riil tidak diatur prosentasenya oleh partai. Hal tersebut diakuinya karena yakin bahwa para cakada sudah punya persiapan pembiayaan untuk berkontestasi.
Untuk Pilkada Serentak 2020, DPP NasDem telah memberikan SK dan secara resmi telah diserahkan kepada pasangan Kristofel A. Praing - David Melo Wadu, ST., untuk Pilkada Kabupaten Sumba Timur, pasangan Niga Dapawole - Gregorius Pandango untuk Pilkada Kabupaten Sumba Barat, pasangan Edistasius Endy, SE – dr. Yulianus Weng untuk Pilkada Kabupaten Manggarai Barat, pasangan Dr. Deno Kamilus, SH, MH – Viktor Madur untuk Pilkada Kabupaten Manggarai dan pasangan Paulus Soliwoa - Gregorius Upi untuk Pilkada Ngada.
Sementara itu SK DPP NasDem untuk pasangan Kristina Muki - Yohanes Tanu untuk Pilkada Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pasangan Drs. Nikodemus N Rihi Heke – Yohanis Uly Kale untuk Pilkada Kabupaten Sabu Raijua dan pasangan dr. Stefanus Bria Seran, MPH - Wandelinus Taolin untuk Pilkada Malaka belum diserahkan secara resmi kepada mereka.
• 9 Makanan Ini Mengandung Zat Tembaga untuk Tubuh, Mencegah Osteopororis Termasuk Anemia
• Jerinx SID Ditahan Polda Bali, Sang Istri Nora Alexandra Belum Mau Komentar
• Batang Sukun di Taman Renungan Bung Karno Ende Akan Disetek Bagi ke Seluruh Provinsi
Satu pasangan lainnya yang diusung NasDem, dr. Agus Taolin - Aloysius Halerens yang akan bertarung di Pilkada Belu belum ditetapkan oleh DPP. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wakil-ketua-dprd-ntt-alex-take-ofong-sfil_20180811_212729.jpg)