Jumat, 15 Mei 2026

SMA Negeri 2 Kupang Sediakan Paket Data untuk Para Siswa dalam Pembelajaran Online

Kesulitan yang sedang dihadapi pihak sekolah saat ini adalah, ada beberapa siswa yang terlihat apatis karena tidak mengambil RPP

Tayang:
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM / ONCY REBON
Kepala Sekolah SMA N 2 Kupang, Drs, Maximilian Robert Nixon Nggeolima, M.Pd, Jumad, 07/08/2020. 

SMA N Dua Kupang Sediakan Paket Data untuk Para Siswa dalam Pembelajaran Online

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kupang menyediakan paket data bagi setiap siswa untuk menunjang proses pembelajaran online di rumah.

Demikian Disampaikan Kepala Sekolah SMA N 2 Kupang, Drs, Maximilian Robert Nixon Nggeolima,M. Pd, kepada wartawan, Jumad, 07/08/2020.

Menurutnya, pihak sekolah hanya mampu memberikan paket data sebesar Rp. 50 ribu bagi setiap siswa dan dialokasikan sejak bulan Agustus hingga November 2020.

"Kami sudah berikan untuk bulan Agustus, anak-anak sudah ambil. Sebelum anak-anak ambil itu, ada pernyataan dari anak mengetahui orangtua bahwa uang ini, digunakan untuk pembelian paket data,"ujarnya

Penggunaan paket data oleh para siswa bagi Max, tentunya terbatas. Maka pembelajaran online via aplikasi zoom tidak diperbolehkan. Karena pembelajaran via aplikasi zoom lebih cepat menguras biaya pulsa data.

Sehingga dengan perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dirancang pihak sekolah, maka pembelajaran online dilakukan via Whatsapp.

"Hasil pembelajaran juga cukup dilakukan melalui WA," tandasnya.

Oleh karena itu, pembelajaran online di SMA N 2 Kupang sudah berjalan kira-kira dua minggu. Sedangkan untuk pembelian Smartphone, kata Max, tidak bisa dilakukan.

"Karena disinyalir bahwa, kalau itu terjadi maka kita kumpul anak-anak lagi," tuturnya

Demi menghindari hal ini, pihak sekolah membagikan RPP kepada setiap siswa, sehingga tidak terjadi pengumpulan siswa dalam jumlah banyak.

Kesulitan yang sedang dihadapi pihak sekolah saat ini adalah, ada beberapa siswa yang terlihat apatis karena tidak mengambil RPP yang sudah disiapkan sekolah.

Bagi para siswa yang tidak memiliki Smartphone, para guru wali kelas akan mengantar RPP ke rumah masing-masing.

Ia menegaskan bahwa, pulsa data tidak disediakan bagi para guru.

Juventus Terdepak dari Liga Champions, Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor 95 Tahun

Komisi 1 Lakukan Klarifikasi Lapangan Ke Amanatun Selatan, Ini Hasilnya

Live Streaming Barcelona vs Napoli Babak 16 Besar Liga Champions Malam Ini, Siaran Langsung SCTV

"Karena sesuai dengan ketegasan kepala dinas, ASN wajib masuk sekolah, dan pembelajarannya dari sekolah. Karena dari sekolah menyediakan jaringan internet dan Wifi," tutup Max. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oncy Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved