Rabu, 20 Mei 2026

Valery Terjebak Kubangan Kali Noemuti

KEFAMENANU -Perjalanan hidup Valery Lede Umbupati Talu berakhir di Kali Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara ( Kabupaten TTU)

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Lokasi kejadian bocah tujuh tahun yang tenggelam dan meninggal di kali Noemuti, Minggu (2/8/2020). 

POS-KUPANG.COM - KEFAMENANU -Perjalanan hidup Valery Lede Umbupati Talu berakhir di Kali Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara ( Kabupaten TTU), Minggu (2/8/2020). Bocah 7 tahun warga RT 008 RW 005 Kelurahan Aplasi Kecamatan Kota Kefamenanu itu tewas tenggelam.

Informasi yang diperoleh, korban bersama Desiana Nahak dan suami serta enam anak perempuan berangkat dari Kota Kefamenanu. Tujuannya, mandi dan mencuci mobil di kali Noemuti.

Saat tiba di kali Noemuti, korban bersama teman-temannya berenang pada air dengan kedalaman sekitar 2 meter. Beberapa saat kemudian korban tidak terlihat sehingga salah seorang anak berteriak minta tolong.

NEWS ANALYSIS Laurensius Sandro Rero, SS, Mpar: Butuh Dukungan

Saksi Desiana Nahak bersama suami bergegas menuju sumber suara untuk menolong. Mereka langsung mencari korban. Sejumlah warga yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) juga ikut mencari.

Sekitar setengah jam kemudian, mereka menemukan korban di dalam kubangan. Setelah diangkat, korban sudah tidak dapat bernapas. Korban dilarikan ke Puskesmas Noemuti untuk pembersihan tubuh dan pemeriksaan luar.

Dukung 8 Objek Wisata NTT Nominasi Anugerah Pesona Indonesia

Kasat Reskrim Polres TTU AKP Sujud Alif Yulamlam mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai tenggelamnya seorang bocah di kali Noemuti, Kecamatan Noemuti.

"Kami sudah menerima laporan terkait dengan kejadian tenggelamnya seorang anak di kali Noemuti," kata Sujud melalui pesan WhatsApp, Senin (3/8/2020).

Setelah menerima laporan, lanjur Sujud, penyidik langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Polisi juga melakukan pencarian korban dan mengambil keterangan sejumlah saksi.

"Jadi setelah menerima laporan kami langsung baket awal dengan mencatat saksi-saksi serta lakukan pencarian terhadap korban," terang Sujud.

Sujud mengatakan pihak keluarga menerima kematian Valery dengan iklas. "Opa dan oma korban sudah menerima dengan ikhlas kematian korban sebagai musibah. Kita masih tunggu ibu kandung korban untuk buat surat pernyataan penolakan outopsi dan kasusnya tidak dilanjut ke proses hukum," katanya. (mm)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved