BPBD Sumba Timur Aktifkan Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sumba Timur segera mengaktifkan posko-posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sumba Timur segera mengaktifkan posko-posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Posko yang diaktifkan ini difokuskan di kecamatan dan desa/kelurahan.
Hal ini disampaikan Kepala BPBD Sumba Timur, Mikail Jakalaki , Minggu (2/8/2020). Menurut Mikail, saat ini di Sumba Timur mulai mengalami musim kemarau sehingga rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.
"Karena itu, memang kita akan aktifkan posko yang ada di kecamt dan desa atau kelurahan," kata Mikail.
• Yamaha dan Rossi Waspada!, Marc Marquez Kembali, Ini Jadwal Siaran Langsung MotoGP Ceko 2020
Dijelaskan, ada sekitar belasan titik rawan kebakaran hutan dan lahan di Sumba Timur, karena itu, posko penanganan yang menjadi prioritas dan diaktifkan sehingga informasi mengenai kebakaran bisa terupdate setiap saat.
"Untuk kebakaran hutan dan lahan, telah diprogramkan tahun ini juga, hanya karena adanya Pandemi Covid-19 ini sehingga kita masih fokus di Covid-19," katanya.
• Para Ibu Wajib Tahu, Ini Besaran Gaji 13 2020 PNS, TNI-Polisi, dan Pensiunan, Bukan Hanya Gaji Pokok
Dikatakan, saat ini ada beberapa titik hot spot sesuai dengan data dari BMKG.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Umbu Mehang Kunda Waingapu, Elias Limahelu mengatakan, ada sekitar 30 titik sebaran hot spot di Sumba Timur. Kejadian titik panas paling banyak terjadi di Kecamatan Lewa.
Elias mengimbau agar masyarakat tidak membakar lahan untuk menghindari kerusakan lahan dan timbulnya asap yang dapat mengganggu kesehatan dan pernafasan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mikael-jakalaki.jpg)