Update Corona Sumba Timur - Masih Ada Dua ODP yang Dipantau

Saat ini masih ada dua Orang Dalam Pemantauan ( ODP) di Kabupaten Sumba Timur yang masih dipantau

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si (tengah) saat memimpin rapat persiapan penerapan tatanan normal baru atau new normal di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu beberapa waktu lalu. 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Saat ini masih ada dua Orang Dalam Pemantauan ( ODP) di Kabupaten Sumba Timur yang masih dipantau. Total ODP selama ini sebanyak 204 orang dan 202 ODP telah selesai dipantau.

Sesuai data dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Jumat (31/7/2020), dari total ODP 204 orang, saat ini tersisa dua orang yang masih dipantau. Sedangkan 202 ODP lainny telah selesai dipantau.

Atta Halilintar Gelisah saat Aurel Bongkar Aib di Depan Ashanty dan Anang, Thariq Beri Sindiran

Total OTG di Sumba Timur 220 orang dan ke-220 orang tersebut telah selesai dipantau.
Sedangkan PDP berjumlah lima orang, empat telah selesai diipantau dan satu orang meninggal dunia.

Pelaku perjalanan di Sumba Timur sebanyak 8.646 orang dengan rincian, 7.205 orang telah selesai masa karantina mandiri dan 1.441 orang masih karantina mandiri.

Rayakan Idul Adha, Penampilan Syahrini Jadi Sorotan, Harga Mukena Istri Reino Barack Fantastis

Sampel atau spesimen swab yang dikirim untuk diperiksa sebanyak 462 sampel. Dari jumlah itu, 441 sampel dinyatakan negatif dan 21 sampel positif sedangkan ini tidak ada sampel yang diperiksa.

Pasien positif Covid-19 di Sumba Timur sebanyak 12 orang dan semuanya sudah sembuh.
Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si mengatakan, walaupun sudha tidak ada kasus positif Covid-19, tetapi pemerintah tetap meminta agar masyarakat tetap waspada dan melakukan protokol kesehatan.

"Pada tanggal 21 Juli 2020, Sumba Timur telah dinyatakan zona hijau, karena semua pasien positif Covid-19 telah sembuh. Kita tetap waspada, karena arus atau mobilisasi manusia saat ini sangat terbuka," kata Gidion.

Dikatakan, protokol kesehatan harus diperhatikan di mana berada sehingga Sumba Timur terus bebas dari Covid-19.

" Mari kita sama-sama menjaga agar daerah kita bebas dari Pandemi Covid-19 ini," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved