Breaking News:

Salam Pos Kupang

Mendukung Tahapan Coklit Data Pemilih

PEMILIHAN umum adalah saat dimana masyarakat diminta berperan aktif menentukan pilihannya

Mendukung Tahapan Coklit Data Pemilih
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - PEMILIHAN umum adalah saat dimana masyarakat diminta berperan aktif menentukan pilihannya. Pilihan sekarang akan menentukan masa depan daerah ke depan.

Saat ini di Provinsi NTT akan digelar pemilihan kepala daerah ( Pilkada) serentak. Di tahun 2020 ini, ada sembilan kabupaten yang akan menggelar pilkada. Berbagai tahapan sudah dilalui. Meski harus bekerja di tengah pandemi Covid-19, namun semua proses terus berjalan dengan lancar.

Setelah melewati tahapan verifikasi data dukungan untuk calon atau paket perseorangan, kini tahapan yang dilakukan penyelenggara pilkada, yakni KPU adalah pencocokan dan penelitian ( Coklit) data pemilih. Coklit adalah kegiatan yang dilakukan oleh PPDP dalam Pemutakhiran Data Pemilih dengan bertemu pemilih secara langsung dan berdasarkan perbaikan dari rukun tetangga/rukun warga atau nama lain dan tambahan pemilih.

Jagung Yes, Sapi Ok, Pangan Mantap

Ini fase yang sangat penting. Petugas akan masuk dari rumah ke rumah untuk mendata calon pemilih. Dalam posisi ini, masyarakat berhak mengajukan protes bila tidak ada petugas yang mendatanginya. Inilah yang kita sebut peran aktif masyarakat. Pendataan calon pemilih sangat menentukan bagi kelancaran pilkada. Masyarakat dituntut untuk aktif mengecek, apakah namanya sudah ada atau belum. Harus melapor kalau ada penduduk baru.

Dan yang tak kalah penting adalah paket calon kepala daerah juga harus membantu. Himbaulah para pendukung untuk berperan. Berikan data yang benar demi kelancaran pilkada.

Casilda Bangga Punya Wali Kota yang Peduli Masyarakatnya

Biasanya, dalam fase ini acapkali terjadi gejolak. Gejolak akan muncul bila data pemilih amburadul. Masyarakat terutama calon kepala daerah, biasanya juga punya data pemilih. Minimal harus sama dengan pemilu lalu. Kemudian ditambah dengan pemilih baru seperti yang baru genap usia, maupun karena mutasi kependudukan.

Untuk itu, KPU sebagai penyelenggara pilkada harus kita dukung penuh. Harus diberi kemudahan untuk mencocokkan dan meneliti data pemilih dengan benar. Karena bila semua berjalan sesuai tahapan dan mekanisme yang benar, pillada dijamin tak hanya berjalan lancar, tapi juga menghasilkan pemimpin yang bermutu.

Mengapa demikian? Karena sebagai pemilik hak suara, masyarakat punya kedaulatan yang besar unuk memilih kepala daerahnya. Ketika semua diberi hak yang sama untuk memilih, maka dipastikan hanya calon terbaik yang akan terpilih. Calon kepala darah pun akan puas. Kalah ataupun menang akan diterima dengan lapang dada. Meski pun terkadang masih.muncul riak protes kecil.
Semoga fase coklit ini berjalan sesuai mekanisme yang benar. *

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved