Breaking News:

Erik Rede : Kita Tunggu Pemda Ende Ajukan Anggaran Lanjutkan Pembangunan Jalan Wolokota

Lembaga DPRD Ende menunggu Pemerintah Kabupaten Ende mengajukan anggaran untuk melanjutkan pembangunan jalan dari Desa Reka menuju Desa Wolokota

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Erik Rede : Kita Tunggu Pemda Ende Ajukan Anggaran Lanjutkan Pembangunan Jalan Wolokota
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ende Erikos Emanuel Rede saat menanam anakkan pohon mahoni di Desa Reka, Rabu (22/7/2020).

POS-KUPANG.COM | ENDE - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ende Erikos Emanuel Rede mengatakan lembaga DPRD Ende menunggu Pemerintah Kabupaten Ende mengajukan anggaran untuk melanjutkan pembangunan jalan dari Desa Reka menuju Desa Wolokota Kecamatan Ndona.

Hal itu disampaikan Erikos Emanuel Rede saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di Kantor Desa Reka saat mendampingi tim pengawas dan evaluasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) memantau kegiatan TMMD, Rabu (22/7/2020).

Para Pastor Apresiasi Program Kupang Rukun Pemkot

TMMD pembagunan jalan Reka- Wolokota oleh Kodim 1602 Ende tidak mencapai Wolokota karena medan sangat terjal dan curam sementara waktu pelaksanaan TMMD hanya satu bulan (Juli 2020). "Yah kita tunggu pihak pemerintah ajukan anggaran sebelum sidang anggaran," ungkapnya.

Menurut Erikos infrastruktur jalan Desa Reka menuju Desa Wolokota mesti dilanjutkan karena jalan merupakan infrastruktur dasar yang akan sangat berpengaruh pada kemajuan Desa Wolokota.

Sementara itu Assisten 1 Setda Ende Abraham Badu mengatakan Pemda Ende sudah menyatakan siap untuk melanjutkan pembangunan jalan menuju Wolokota.

Bikin Heboh! PNS Cantik Ini Selingkuh dengan Sejenis, Kini Ditangani BKPP; Kalau Poliandri Mending

"Nanti kita tinggal berkoordinasi dengan lembaga DPRD bagaimana melanjutkan pembagunan jalan ini," ungkapnya.

Sebagai putra Wolokota Abraham katakan dirinya warga Wolokota dan dirinya sendiri sejak kecil sudah sangat merindukan adanya akses jalan.

"Selama ini warga berjuang jalan lewat bukit curam atau lewat jalur laut, tapi kalau musim angin dan ombak akses laut mati total," ungkapnya.

Abraham merupakan orang pertama dari Wolokota yang meraih gelar sarjana dan magister.

Beberapa waktu ia pernah berbagi cerita kepada POS-KUPANG.COM tentang kisah perjuangannya di masa lalu ketika ia berangkat ke Ende untuk melanjutkan pendidikan jenjang SMP dan SMA.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved