Dokter Terpapar Covid-19

Seorang Dokter berinsial R dan seorang buruh di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat terkonfirmasi positif Corona ( Covid-19)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami 

POS-KUPANG.COM - LABUAN BAJO - Seorang Dokter berinsial R dan seorang buruh di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat terkonfirmasi positif Corona ( Covid-19). Demikian hasil pemeriksaan sampel swab di Laboratorium Biologi Molekuler Instalasi Patologi Klinik RSUD WZ Johannes Kupang.

"Seminggu lalu kami ambil sampel Swab, dan tadi baru dapat informasi dari provinsi (Pemprov NTT bahwa positif Covid-19)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami saat dihubungi via telepon, Senin (20/7/2020) malam.

Paulus menyebut dokter R bertugas di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan tracing (melacak) para pelaku perjalanan yang tiba di Pelabuhan Labuan Bajo.

Ahmad Atang Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Kupang: Tidak Inheren

"Setelah itu mungkin daya tahan tubuh yang kurang, karena kerja siang malam di pelabuhan," ujar Paulus.

Paulus baru saja mengantarkan dokter R di Rumah Karantina Medis dan Paramedis Manggarai Barat. Pihaknya akan melakukan tracing dan rapid test terhadap semua pihak yang pernah melakukan kontak dengan dokter R.

Thomas Djawa: Tak Ada Pelanggaran

Selain dokter R, lanjut Paulus, seorang pria berprofesi sebagai buruh bangunan juga terpapar Covid-19. Buruh tersebut sebelumnya sudah dikarantina di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) pada pekan lalu. Namun 'kabur' melewati Sumba Timur dan Aimere (Ngada) hingga ke Labuan Bajo.

"Pasien ini berasal dari Jawa Timur, dia sebelumnya melewati Bima, Sape, lalu ke SBD. Sampai di sana dilakukan pemeriksaan swab lalu dinyatakan positif, selanjutnya dia dikarantina di SBD. Saat dikarantina dia kabur menuju Sumba Timur pakai mobil bersama 3 rekannya. Lalu dia pakai kapal feri ke Aimere," terang Paulus.

Menurut Paulus, pasien melakukan perjalanan darat dari Aimere hingga ke Labuan Bajo menggunakan truk.

"Dari Aimere dia gunakan truk yang akan ke Surabaya, kebetulan sopirnya orang Surabaya. Sampai di Pertamina, dia turun di situ. Lalu mereka mendengar informasi bahwa mereka dikabarkan lari. Lalu mereka bawa dokumen mereka ke Puskesmas Labuan Bajo dan melaporkan bahwa mereka perlu diperiksa, setelah dicek dokumenya dia, ternyata dia positif," papar Paulus.

Ia mengatakan, si pasien melakukan perjalanan selama 1 minggu hingga tiba di Labuan Bajo, Sabtu (18/7). Selanjutnya, menjalani isolasi di RSUD Komodo Labuan Bajo. "Kami Ambil sikap dan diisolasi di rumah sakit," ujarnya.

Lantaran melakukan perjalanan lintas kabupaten, kata Paulus, pihaknya telah mengirimkan biodata pasien tersebut ke Pemprov NTT. Namun, hingga saat ini belum ada respon dari Pemprov NTT.

Ia berharap, penjagaan terhadap pasien positif Covid-19 diperketat sehingga tidak terjadi pasien kabur. "Kalau dikarantina harus dijaga ketat," katanya.

Dengan adanya dua pasien sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat menjadi 23 kasus. Sebanyak 16 pasien di antaranya dinyatakan sembuh dan telah pulang ke rumah masing-masing. "Saat ini ada 7 pasien positif Covid-19," katanya. (ii)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved