Breaking News:

Puskesmas Protaip Siso

VIDEO - Terkait Kerusakan Puskesmas Siso, Yusuf : Kita Dorong Diproses Hukum

VIDEO - Terkait Kerusakan Puskesmas Siso, Yusuf : Kita Dorong Diproses Hukum

VIDEO - Terkait Kerusakan Puskesmas Siso, Yusuf : Kita Dorong Diproses Hukum

POS-KUPANG. COM | SOE - Terkait kerusakan bangunan Puskesmas Protaip Siso yang belum berumur setahun pasca dikerjakan, Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru mendorong pihak penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap kerusakan bangunan tersebut.

Dirinya sangat menyayangkan bangunan senilai 3,5 Miliar yang dikerjakan PT Kasih Sejati Perkasa sudah dalam kondisi rusak berat.

"Sangat sedih lihat bangunan senilai 3,5 Miliar tapi kondisinya seperti ini. Sebaiknya pihak penegak hukum masuk untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," pintanya.

Terkait Kerusakan bangunan, Yusuf menyebut kerusakan bangunan Puskesmas Protaip Siso merupakan kerusakan kontruksi.

Ia menduga pekerjaan bangunan tersebut dilakukan tidak sesuai RAB sehingga belum setahun sudah mengalami rusak berat.

Ini kerja tidak sesuai RAB. Ini kerusakan kontruksi sehingga tidak bisa pakai sistem tambal sulam. Kalau dipaksa tambal sulam maka hanya menunggu waktu untuk ambruk," ujarnya.

Ketua Pansus LKPJ, Marthen Tualaka mengatakan, kerusakan bangunan Puskesmas Protaip Siso sangatlah serius. Oleh sebab itu, dirinya meminta untuk dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh bangunan untuk mengetahui kelayakan dari bangunan tersebut. Dikhawatirkan, sewaktu-waktu bangunan tersebut akan ambruk.

"Aduh, ini bangunan tahun 2019 kerja model apa sehingga rusak berat begini. Konsultan pengawas awasi bagaimana sehingga orang kerja tidak berkualitas begini," keluh Marthen.

Melihat kondisi bangunan yang sudah rusak berat, Marthen mendorong agar bangunan tersebut dirubuhkan baru dibangun kembali. Pasalnya, kuat dugaan bangunan tersebut dikerjakan tidak sesuai RAB. Jika kontraktor tidak bersedia membangun kembali, dirinya juga mendukung untuk dibawah ke ranah hukum.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Jhony Simon Lena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved