News
Pilkada Sumba Timur, Demokrat Belum Tentukan Bapaslon Jagoan, Ferdinandus: DPP Masih Wawancara Balon
Partai Demokrat belum menentukan bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur untuk maju dalam Pilkada 2020.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Oby Lewanmeru
POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Partai Demokrat belum menentukan bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur untuk maju dalam Pilkada 2020.
Informasi yang diperoleh Pos Kupang, Jumat (17/7/2020), menyebutkan, Partai Demokrat sampai saat ini belum menentukan paket yang akan diusung dalam Pilkada Sumba Timur.
Sebelumnya, sudah ada informasi bahwa Demokrat mengarahkan dukungan kepada Bapaslon Kristofel Praing dan David Melo Wadu. Namun belakangan ini belum ada titik terang.
Sekretaris DPD Demokrat NTT, Ferdinandus Leu, S.P mengatakan, sampai saat ini Partai Demokrat baru memanggil lima bapaslon bupati dan wakil bupati dari lima kabupaten. Sedangkan empat kabupaten lainnya, termasuk Sumba Timur belum.
"Tahap pertama ini hanya lima kabupaten, sementara empat kabupaten lainnya belum," kata Ferdinandus.
Dijelaskannya, tahap pertama lima kabupaten dari NTT yang dapat undangan, yakni Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, dan Sumba Barat.
"Untuk empat kabupaten lainnya belum dipanggil. Masih dalam proses, kemungkinan akan dipanggil kemudian," ujarnya.
Pada Senin, 13 Juni 2020, kata Ferdinandus, DPP Demokrat telah menggelar rapat tahap pertama dan dari sembilan kabupaten di NTT yang akan menggelar pilkada serentak 2020, ada lima bapaslon dari kabupaten yang mendapat undangan untuk diwawancarai DPP.
Dia mengakui, DPP Demokrat dan Bappilu DPP Demokrat juga telah mengeluarkan undangan untuk tahapan wawancara dan penandatanganan pakta integritas kepada lima bapaslon dari lima kabupaten.
"Wawancara digelar 5-17 Juli di Kantor DPP Demokrat, Jl. Proklamasi 41 Jakarta Pusat," katanya.
Dikatakannya, DPD Demokrat NTT pun telah meneruskan dan berkoordinasi dengan DPC dan bapaslon di lima kabupaten untuk mengikuti wawancara di DPP Demokrat. *