Renungan Harian Katolik
Indra Tak Sanggup
Atau sudah terlampau degilkah hati mereka sehingga masih mau menuntut tanda? Kepada mereka tidak akan diberi tanda selain tanda nabi Yunus
Kahausan akan tanda bisa juga untuk memuaskan dahaga petualangan intelek. Inilah kecenderungan kaun empirisme.
Namun alangkah lebih indah beriman tanpa lebih banyak menuntut. Indra tak sanggup, imanlah yang menolong budi.
Jika segala sesuatu pada akhirnya tidak bisa ditangkap panca indra, hanya imanlah yang bisa menolong.
Jika pada akhirnya hati dan budi terbatas untuk memahami yang ilahi, hanya imanlah yang bisa membantu.
Jika pada akhirnya kita dihadapakan pada situasi batas kemanusiaan kita, hanya imanlah yang bisa menguatkan.
Makna selalu jauh lebih penting daripada tanda. Alangkah lebih tinggi beriman daripada berilmu.
Marilah kita beriman seturut teladan St. Agustinus dan St. Anselmus Canterbury: Fides querens intellectum: keyakinan yang mencari pemahaman atau iman yang mencari kecerdasan.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rd-frid-tnopo_02.jpg)