Komisi II DPRD Kota Kupang Dukung Perwali Tentang Air Tanah Dalam

Komisi II DPRD Kota Kupang mendukung Perwali Air Tanah Dalam yang tengah disusun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.

Komisi II DPRD Kota Kupang Dukung Perwali Tentang Air Tanah Dalam
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Sekretaris komisi II DPRD Kota Kupang, Esy Meliana Bire

Komisi II DPRD Kota Kupang Dukung Perwali Tentang Air Tanah Dalam

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Komisi II DPRD Kota Kupang mendukung Perwali Air Tanah Dalam yang tengah disusun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.

Sekretaris komisi II DPRD Kota Kupang, Esy Meliana Bire mengatakan perwali untuk mengatur dan mengontrol maraknya penggunaan air tanah dalam dan non mineral menjadi sangat penting karena dapat dilihat di kota Kupang sangat menjamurnya penggalian sumur bor

"Tentu perlu ada kontrol dan aturan yang jelas atau payung hukum yang mengatur tentang sumur bor ini pasalnya sekarang di kota Kupang banyak masyarakat yang ramai-ramai  menggali sumur bor, tanpa memperhatikan aspek lingkungan dan keseimbangan lingkungan," ujarnya.

Ia mengaku sangat mendukung pemerintah kota Kupang untuk segera menerbitkan perwali tentang air tanah dalam dan non mineral ini.

Selain untuk dapat mengontrol penggalian sumur bor di kota Kupang juga dapat memberikan profit atau sumber pendapatan daerah atau menjadi salah satu objek pajak yang dapat meningkatkan PAD Kota Kupang. 

Saat kunjungan di PDAM kota Kupang kemarin, kata Edy, untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat kota Kupang memang masih sangat jauh dari harapan. Tetapi PDAM Kota Kupang mencoba bekerjasama dengan pemilik sumur bor yang ada di kota Kupang untuk membeli air sumur bor untuk dapat didistribusikan kepada masyarakat.

Ia berharap agar masyarakat kota Kupang yang memiliki sumur bor dengan debit air yang cukup dapat bekerjasama dengan PDAM kota Kupang untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum bagi masyarakat yang lain. 

Lanjutnya, untuk masalah air bersih kunci utamanya adalah memastikan bahwa air baku kota Kupang sangat cukup untuk memenuhi semua kebutuhan.setelah itu pemerintah kota Kupang juga perlu memastikan bagaimana cara mengoptimalkan sumber air yang ada untuk dapat disalurkan sampai kepada masyarakat. 

Perwali ini sangat didorong DPRD kota Kupang agar segera diselesaikan dalam waktu yang cepat minimal dalam tahun ini sudah dapat diterbitkan untuk segera disosialisasikan dan mulai diterapkan. 

Dikatakannya, Kondisi keuangan daerah saat ini sangat terpuruk dengan adanya pandemi covid 19 sehingga diperlukan objek-objek pajak baru untuk mendukung dan meningkatkan PAD Kota Kupang. 

Paslon GUD - ATR Resmi Pecah Kongsi, Begini Tanggapan Ketua DPC PDIP Ngada

TNK Dibuka dengan Penerapan 3 Fase Pembukaan, Begini Cara Booking Online

Awasi Pelaksanaan Verifikasi Faktual, Bawaslu TTU Temukan Syarat Dukungan Paket AYO TMS

Target Pendapatan asli daerah yang ditetapkan pada sidang anggaran murni tahun 2020 sebesar Rp 200 miliar. Namun dengan adanya Covid-19, dipastikan target ini tidak akan tercapai. Untuk itu pemerintah kota Kupang perlu menyiasati agar PAD  kota Kupang dapat dimaksimalkan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved