Persebaya Surabaya
Begini Reaksi Aji Santoso Soal Liga 1 2020, dan Aksi Bonek Lawan COVID-19
Berita Persebaya hari ini populer, Minggu (12/7/2020) mengulas seputar kelanjutan nasib kompetisi Liga 1 2020.
2. IDI Dukung Persebaya Surabaya dan Gerakan Bonek Wani Lawan COVID-19
Deklarasi Bonek Lawan Covid-19 di Kantor Marketing Persebaya Surabaya, Selasa (7/7/2020). Persebaya dan Bonek diminta ikut melawan Covid-19 yang jumlahnya di Surabaya Raya masih tinggi. (Persebaya)
Dukungan pada gerakan Bonek Wani Lawan COVID-19 semakin luas. Jumat (10/7/2020) pagi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Surabaya mengundang Presiden klub Persebaya Surabaya , Azrul Ananda untuk mendiskusikan gerakan tersebut.
IDI Surabaya menyampaikan, pihaknya akan mendukung dan yakin gerakan Persebaya dan Bonek memiliki dampak signifikan dalam penanganan COVID-19.
”Porsi penanganan COVID-19 sebenarnya hanya 25 persen yang ditangani dokter seperti kami. Lainnya, 75 persen pra hospital. Ini peran masyarakat termasuk Bonek untuk melakukan pencegahan,” kata Ketua IDI Surabaya, dr Brahmana Askandar SpOG dikutip dari laman resmi Persebaya.
Karena itu, mendengar ada gerakan Bonek Wani Lawan COVID-19, Dokter Brahmana sangat mendukung.
”Kami siap mendukung gerakan ini, pertemuan dengan mas Azrul ini adalah awal dari kerja sama kami dengan Persebaya,” tuturnya.
Apalagi, ditambahkan Brahmana, tingkat kematian di Surabaya paling tinggi di Indonesia.
Itu terjadi karena tingkat penularan masih sangat tinggi. Sementara sistem kesehatan sudah ngos-ngosan untuk menghadapi pandemi.
Salah satu indikasinya adalah, tak sedikit dokter dan tenaga kesehatan yang gugur dalam menjalankan tugas akibat juga terpapar virus Corona.

”Jujur, para dokter yang bertugas merawat pasien COVID-19 saat ini sebenarnya sudah kelelahan. Ibarat pertandingan sepak bola, ini sudah masuk babak perpanjangan waktu, namun belum juga diketahui kapan pertandingan akan selesai,” kata dr Brahmana.
Sementara itu, Azrul menyambut positif dukungan IDI Surabaya, ia menilai IDI dan para dokter adalah pihak yang paling mengerti bagaimana kondisi di lapangan.
”Yang paling dipercaya untuk memberikan pemahaman ke publik termasuk Bonek adalah IDI,” ucap Azrul.
Azrul tidak menampik bahwa banyak masyarakat yang kurang mengerti bagaimana cara pencegahan dan tahapan penularan COVID-19.
Dengan adanya IDI, semua pertanyaan itu bisa dijawab dengan gamblang dengan bahasa yang mudah dimengerti.
”Semoga kerja sama ini bisa mempercepat upaya kita semua untuk membawa Surabaya kembali hijau,” kata Azrul.