Persebaya Surabaya
Begini Reaksi Aji Santoso Soal Liga 1 2020, dan Aksi Bonek Lawan COVID-19
Berita Persebaya hari ini populer, Minggu (12/7/2020) mengulas seputar kelanjutan nasib kompetisi Liga 1 2020.
Tidak ketinggalan, Azrul juga mengajak seluruh Bonek dan warga Surabaya untuk terus melakukan dan mensosialisasikan Tri Wani. Wani pakai masker, wani cuci tangan, dan wani jaga jarak.
”Kami di IDI sangat setuju dengan gerakan itu. Tri wani paling efektif untuk mencegah penularan,” tegas dr Brahmana.
3. Bonita Ini Tumpahkan Rasa Rindu Lihat Persebaya dengan Aksi Sosial di Tengah Pandemi COVID-19
Eka Aprillo (kiri) berbicara "Bonita Kangen Nribun" di Kantor Harian Surya Surabaya, Jumat (10/7/2020). Bincang santai aktifitas dan kegiatan Bonita ini dilakukan secara 'Live Stream' di Surya Online YouTube & Facebook dan Tribun Jatim Youtube & Facebook. (Surabaya.Tribunnews.com/Habibur Rohman)
Eka Aprilio, salah satu Bonita, suporter fanatik Persebaya Surabaya memiliki cara berbeda dalam menumpahkan rasa rindu nribun menyaksikan Bajul Ijo kembali berlaga.
Di tengah pendemi COVID-19, perempuan yang juga merupakan istri mendiang Oka Gundul, pencipta Chant Persebaya Emosi Jiwaku ini, lebih banyak terlibat aksi sosial untuk membantu sesama.
"Saat COVID-19 ini lebih sering galang dana, aku jalan lebih ke kemanusiannya," kata Eka Aprilio saat diwawancara Surya, Jumat (10/7/2020).
Saat tak bisa menggalang dana secara langsung, Eka sampaikan ia lebih masif lewat media sosial.
Perempuan asal Surabaya itu tak menampik menaruh harapan besar saat nantinya kompetisi kembali digelar, bisa disaksikan penonton.
"Saya pribadi kangen, semoga saja pertandingan bisa dengan penonton biar bisa nribun," ucapnya.
Termasuk juga jika nantinya penonton harus melewati protokoler kesehatan ketat, Eka memastikan ia siap menjalani semua demi mengobati rasa rindu pada Persebaya.
"Kalau boleh saya memilih nonton saja demi mengobati rasa rindu Persebaya," ucapnya secara tegas.
Tak terkecuali juga ia kangen dengan kebersamaan komunitas Bonita yang ia ikuti, "Bonita Penyumpek Tribun".
"Kami kangennya lebih ke momen kumpul dan berangkat bareng saat akan menyaksikan Persebaya, sekarang dengan pandemi, untuk sekadar keluar rumah saja takut," jelasnya.
Untuk sementara, tambah Eka, kebersamaan komunitas dipupuk dengan memaksimalkan komunikasi di grup WhatsApp.
Meski berbentuk kominitas, anggota dari Bonita Penyumpek Tribun diberikan kebebasan saat menyaksikan langsung Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo.