Breaking News:

Marthen Tualaka: Terkait Puskesmas Hauhasi, PPK Lakukan Penyimpangan

Ketua Pansus LKPJ yang juga Ketua Komisi IV, Marthen Tualaka menyebut tindakan PPK, Nahak Baunsele yang membiarkan pihak rekanan PT Ka

POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Ketua Pansus LKPJ, Marthen Tualaka 

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG. COM | SOE - Ketua Pansus LKPJ yang juga Ketua Komisi IV, Marthen Tualaka menyebut tindakan PPK, Nahak Baunsele yang membiarkan pihak rekanan PT Karya Fencia Jaya Mandiri bekerja di luar masa addendum sebagai bentuk penyimpangan.

Oleh sebab itu, dirinya mendesak pihak penegak hukum untuk bisa menelusuri ada apa dibalik kelunakan yang diberikan PPK kepada pihak rekanan tersebut.

" Kalau kerja di luar kontrak kerja itu namanya penyimpangan, dan itu salah. Apa pun alasannya tidak bisa kita benarkan orang kerja di luar kontrak. Oleh sebab itu kita minta agar PPKnya bisa ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku," pinta Marthen, Rabu (8/7/2020).

Wakil Ketua Pansus LKPJ, Uksam Selan sangat menyesali sikap PPK yang membiarkan rekanan bekerja di luar kontrak kerja. Dirinya mempertanyakan kebijakan yang terkesan pilih kasih tersebut. Dimana, ada kontraktor yang dipecat karena tak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak kerja, tetapi ada kontraktor yang dibiarkan bekerja di luar masa kontrak kerja.

" Ini ada apa ini. Kenapa ada kontraktor yang dianak emaskan. Kenapa PT Karya Fencia Jaya Mandiri tidak diPHK tetapi yang di Taneotop di PHK padahal khasusnya sama," tanya Uksam.

Diberitakan sebelumnya, Pekerjaan Puskesmas Hauhasi, Kecamatan Toianas yang menelan anggaran senilai 4,3 Miliar hingga kini belum tuntas. Padahal, pekerjaan puskesmas Protaip yang dikerjakan oleh PT Karya Fencia Jaya Mandiri sudah dikerjakan sejak Juni 2019, tapi hingga kini belum dituntaskan.

Dua kali addendum yang diberikan tak mampu dimanfaatkan oleh PT Karya Fencia Jaya Mandiri untuk menjelaskan pekerjaan tersebut. Namun anehnya, walau masa addendum sudah selesai, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten TTS masih membiarkan PT Karya Fencia Jaya Mandiri menyelesaikan pekerjaan tersebut bukannya di PHK.

Terlapor Inisial NAK Belum Berikan Tanggapan terkait Arisan Online

PPK pembangunan Puskesmas Hauhasi, Nahak Baunsele tak menampik jika saat ini pekerjaan Puskesmas Hauhasi dilakukan di luar waktu addendum. Dua kali addendum yang diberikan terhitung sejak Januari hingga Juni tak mampu dimanfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Penyelesaian pekerjaan di luar waktu addendum dikatakan Nahak, diberikan karena pertimbangan pihak rekanan ada niatan baik untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Selain itu dikatakan Nahak, jaminan yang diberikan masih berlaku hingga 27 Juli mendatang. Dan terakhir pertimbangan asas manfaat mendasari pihaknya memberikan waktu untuk rekanan agar secepatnya menyelesaikan pekerjaan tersebut. (din)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved