Kamis, 7 Mei 2026

Beredar Daftar Menteri Berprestasi & yang Terancam di Copot Jokowi, ada Prabowo & Erick Thohir

DAFTAR MENTERI Berprestasi, Termasuk Prabowo & Erick Thohir, Lihat Nama-nama Menteri Terancam Copot

Tayang:
Editor: Eflin Rote
(Twitter @Kemhan_RI)
Jokowi dan Prabowo (paling depan) disusul para menteri saat kunjungi PT PAL, Senin (27/1/2020) 

POS-KUPANG.COM - Isu reshuffle atau perombakan kabinet Presiden Jokowi makin kencang. 

Kalaulah benar-benar ada reshuffle, Prabowo Subianto, Erick Thohir, Basuki Hadimuljono dan Retno Marsudi, diperkirakan yang paling dipertahankan.

Lalu, lihat juga nama-nama menteri yang diperkirakan pengamat bakal terancam diganti. Siapa saja? 

Isu reshuffle itu muncul dilatarbelakangi oleh teguran Presiden Jokowi kepada para pembantunya itu dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 18 Juni silam.

Dalam video yang diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu (28/6) itu, terlihat bagaimana jengkelnya Presiden Jokowi kepada para pembantunya di Kabinet Indonesia Maju, yang dinilai masih bekerja secara biasa dalam masa krisis seperti ini.

Luput dari Sorotan, Begini Cantiknya Elizabeth Tjandra Istri Menteri Erick Thohir, Anggun & Kalem

TEKA-TEKI Identitas Bayi yang Parasnya Disebut Mirip Prabowo Subianto Terungkap, Sosok Aura Bintang

Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin bersiap berfoto bersama dengan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). Presiden Jokowi resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju. Tribunnews/Irwan Rismawan
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin bersiap berfoto bersama dengan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). Presiden Jokowi resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju. Tribunnews/Irwan Rismawan (TribunNewsmaker.com/ Irwan Rismawan)
Padahal, Jokowi sudah meminta para menterinya itu untuk membuat kebijakan luar biasa untuk menangani krisis, baik itu pandemi Covid-19 maupun dampaknya terhadap perokonomian.

”Langkah extraordinary ini betul-betul harus kita lakukan, dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah pemerintahan," kata Jokowi di hadapan para anggota kabinet.

"Akan saya buka. Langkah apa pun yang extraordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara," ucap Presiden.

Setelah video itu viral, publik kemudian menebak-nebak siapa menteri yang akan di-
reshuffle oleh Presiden Jokowi.

Sejumlah nama diprediksi berada di zona tidak aman, Mulai dari Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Agama Fachrul Razi, hingga Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

 Achmad Baidowi: Tanpa Usul Amien Rais Pun Presiden Jokowi Punya Hak dan Kewenangan Mengganti Menteri

 Reshuffle Kabinet Antara Hak Prerogatif Presiden Jokowi, Intervensi Parpol Dan Politik Balas Budi

 Nama AHY dan Mumtaz Rais, Putera Amien Rais, Diprediksi Masuk Kabinet Presiden Jokowi Jilid II

 AHY Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Pengamat Sebut Sakit Hati PDI-P pada SBY dan Demokrat

 Jokowi Marah di Sidang Kabinet Indonesia Maju, Amien Rais Beri Komentar Menohok:Presiden Salah Besar

 Amin Rais Ingatkan Presiden Jokowi: ”Carilah Menteri Berjiwa Kerakyatan Saat Mereshuffle Kabinet”

Di sisi lain, ada pula nama-nama menteri yang diprediksi berada di zona aman dan akan dipertahankan oleh Presiden Jokowi. Walaupun akan ada reshuffle, mereka diperkirakan tidak akan dicopot dari kursinya.

Luput dari Sorotan, Begini Cantiknya Elizabeth Tjandra Istri Menteri Erick Thohir, Anggun & Kalem

TEKA-TEKI Identitas Bayi yang Parasnya Disebut Mirip Prabowo Subianto Terungkap, Sosok Aura Bintang

Pendiri Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio memprediksi, setidaknya ada empat atau lima menteri yang akan bertahan.

Mereka adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

"Kalau yang bertahan, paling Prabowo, Erick Thohir, Basuki dan Retno," kata Hendri, Minggu (5/7/2020).

Ia pun mengungkapkan alasan mengapa nama-nama tersebut akan dipertahankan oleh

Jokowi. Prabowo, kata Hendri, selama menjadi Menteri Pertahanan banyak melakukanterobosan dan perbaikan yang baik di kementerian itu.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Prabowo tidak akan diganti.

"Prabowo sebenarnya sahabat Jokowi. Selama jadi Menhan, beliau lakukan terobosan dan pembenahan yang bagus," kata dia.

Kemudian Basuki Hadimuljono. Hendri menilai Menteri PUPR itu merupakan menteri andalan Jokowi untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur di negeri ini.

Hal itulah yang menjadi alasan mengapa posisi Basuki tak akan diganti.

"Basuki memang andalan Jokowi untuk mewujudkan monumen-monumen infrastruktur Jokowi sehingga dia tidak mungkin diganggu," kata Hendri.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (dua kiri), Sekretaris Kabinet Pramono Anung (tiga kiri), dan Mendagri Tito Karnavian (dua kanan) berbincang saat meninjau progres persiapan pembangunan Ibu Kota baru di kawasan Kelurahan Pemaluan, Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (17/12/2019). Hari ini Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya Tol Balikpapan-Samarinda yang akan menjadi jalur penghubung utama menuju Ibu Kota baru RI.
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (dua kiri), Sekretaris Kabinet Pramono Anung (tiga kiri), dan Mendagri Tito Karnavian (dua kanan) berbincang saat meninjau progres persiapan pembangunan Ibu Kota baru di kawasan Kelurahan Pemaluan, Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (17/12/2019). Hari ini Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya Tol Balikpapan-Samarinda yang akan menjadi jalur penghubung utama menuju Ibu Kota baru RI. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Sementara Erick Thohir dinilai melakukan banyak hal baik dalam memperbaiki Kementerian BUMN, termasuk dalam penanganan Covid-19.

Begitu pula dengan Retno Marsudi yang dinilai telah melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai Menteri Luar Negeri.

Selain keempat menteri tersebut, Hendri juga memprediksi Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro masuk jajaran menteri yang tidak akan di-reshuffle.

 Achmad Baidowi: Tanpa Usul Amien Rais Pun Presiden Jokowi Punya Hak dan Kewenangan Mengganti Menteri

 Reshuffle Kabinet Antara Hak Prerogatif Presiden Jokowi, Intervensi Parpol Dan Politik Balas Budi

 Nama AHY dan Mumtaz Rais, Putera Amien Rais, Diprediksi Masuk Kabinet Presiden Jokowi Jilid II

 AHY Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Pengamat Sebut Sakit Hati PDI-P pada SBY dan Demokrat

 Jokowi Marah di Sidang Kabinet Indonesia Maju, Amien Rais Beri Komentar Menohok:Presiden Salah Besar

 Amin Rais Ingatkan Presiden Jokowi: ”Carilah Menteri Berjiwa Kerakyatan Saat Mereshuffle Kabinet”

"Bambang Brodjonegoro juga menteri andalan Jokowi yang termasuk ke jajaran menteri paling loyal," kata dia.

Seperti halnya prediksi Hendri, pengamat politik Pangi Syarwi juga memprediksi nama-nama seperti Prabowo, Basuki, dan Erick Thohir, bakal luput dari reshuffle lantaran berkinerja baik.

"Nama-nama itu bisa jadi ada dalam persepsi Jokowi. Nama-nama itu bisa jadi yang dipercaya Jokowi sebagai menteri dengan kinerja baik," Pangi.

Menurut Pangi, saat ini Jokowi membutuhkan menteri yang bisa membuat gebrakan.

Namun yang terpenting pula adalah kinerja menteri bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

"Jadi bukan sekadar populer tapi parameternya kinerjanya benar-benar dirasakan publik," ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu.

Pangi menilai Jokowi mestinya tak punya beban untuk membongkar pasang kabinet.

Yang jelas parameternya adalah kinerja dan bukan letupan politik.

Dia pun memandang menteri seperti Basuki atau Erick Thohir adalah menteri yang gebrakannya paling terasa.

"Erick Thohir bagus karena ada gebrakannya terasa dan kinerja yang diketahui publik.

Namun ada pula menteri lain yang mungkin tak populer yang gayanya bekerja dalam senyap," kata Pangi. 

* Mensesneg Pratikno: Kalau Menteri Bagus, Reshuffle Kabinet Tak Relevan, Sekarang Makin Fokus Covid-19

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menilai wacana perombakan reshuffle kabinet yang diembuskan Presiden Joko Widodo bergantung pada progres kinerja para menterinya.

Hal itu disampaikan Pratikno menanggapi wacana reshuffle yang disampaikan Presiden Jokowi pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada 18 Juni.

"Ini progres yang bagus. Jadi kalau progresnya bagus, ngapain direshuffle. Gitu. Intinya begitu. Tentunya dengan progres yang bagus ini isu reshuffle tidak relevan sejauh bagus terus," kata Pratikno saat menyampaikan keterangan pers terkait persiapan peringatan HUT RI ke-75 lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/7/2020).

"Sekarang sudah bagus dan semoga bagus terus. Tentu saja kalau bagus terus ya enggak ada isu, enggak relevan lagi reshuffle," lanjut Pratikno.

Ia mengatakan saat ini sebaiknya seluruh kekuatan pemerintahan difokuskan kepada upaya mengatasi Covid-19.

Ia menambahkan pandemi Covid-19 membawa dampak kesehatan dan ekonomi yang serius sehingga membutuhkan perhatian khusus.

Ia pun mengatakan para menteri telah bekerja ekstra keras usai Presiden menegur mereka dengan ancaman reshuffle.

Kini, kata Pratikno, Kabinet Indonesia Maju hendak fokus pada penanganan Covid-19 dan tak ingin dipusingkan dengan isu reshuffle.

"Itulah mengapa beliau menyampaikan teguran yang keras kepada kita semuanya, kepada kami agar mempercepat kinerjanya. Terutama sekali antara lain adalah permasalahan ekonomi di masyarakat harus segera diselesaikan," lanjut dia.

Presiden Joko Widodo sebelumnya, mengancam me-reshuffle kabinet di hadapan para menterinya saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada 18 Juni 2020 silam.

Informasi ini baru terungkap dalam video yang ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6/2020).

Mulanya saat membuka rapat, Presiden Jokowi menyampaikan kejengkelannya kepada para menteri lantaran masih bekerja secara biasa saja di masa krisis seperti ini.

Padahal, Presiden Jokowi meminta ada kebijakan luar biasa untuk menangani krisis, baik itu pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap perokonomian. (*)

(tribun network/mam/dod/kps)

Diolah dari : https://www.tribunnews.com/nasional/2020/07/06/daftar-menteri-yang-diprediksi-akan-diganti-dan-dipertahankan-jokowi 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved