Breaking News:

Masyarakat TTS Resah BST Tahap II Diblokir

Bagi masyarakat yang BST tahap II terblokir segera melakukan klarifikasi ke Dinas Sosial Kabupaten TTS

POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Suasana klarifikasi data penerima BST di Desa Nunusunu, Kecamatan Kualin yang diblokir BST tahap II-nya 

POS-KUPANG.COM | SOE - Bagi masyarakat yang BST tahap II terblokir sehingga tidak bisa menerima BST untuk bulan Mei segera melakukan klarifikasi ke Dinas Sosial Kabupaten TTS.

Jika dari hasil klarifikasi diketahui masyarakat tersebut tidak masuk sebagai penerima bantuan sosial baik PKH maupun BPNT maka dari Dinas Sosial akan segera membuka blokirnya.

"Kita himbau kepada masyarakat yang BST tahap II nya belum diterima karena diblokir silakan mendatangi Dinas Sosial untuk kita melakukan klarifikasi bersama. Bisa juga masyarakat mengadu ke pemerintah desa sehingga nantinya pemerintah desa yang akan melakukan klarifikasi ke Dinas Sosial. Jika memang yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai penerima PKH maupun BPNT maka kita akan segera membuka blokirnya," ungkap Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten TTS, Andre Pentury kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (2/6/2020) pagi.

Bupati Malaka Kecam Penebar Isu Orang Korupsi

Dinas Sosial sendiri lanjut Andre sudah melakukan klarifikasi ke Desa Kuanfatu dan Nunusunu terkait BST tahap II yang diblokir.

Dari hasil klarifikasi ada penerimaan yang diketahui masuk perangkat desa dan masuk sebagai komponen penerima PKH sehingga tetap diblokir.

Meriahkan Perayaan Hari Bhayangkara Ke-74, Polres Sumba Barat Lakukan Kegiatan Ini

Sedangkan bagi penerima yang tidak masuk sebagai penerima BPNT maupun PKH blokirnya akan dibuka.

" Jujur saja kita keterbatasan personil untuk bisa keliling seluruh desa guna melakukan klarifikasi. Selain itu, keterbatasan jaringan internet akan mempersulit kita untuk mengecek pada data base. Oleh sebab itu alangkah lebih baik jika pengaduan disampaikan ke pemerintah desa agar proses klarifikasi bisa dilakukan antara pemerintah desa dan Dinas Sosial," imbaunya.

Daniel Neoleni, warga Desa Nunusunu, Kecamatan Kualin mengaku, pemblokiran secara sepihak dari Dinas Sosial tanpa ada pemberitahuan alasan kepada masyarakat membuat masyarakat resah.

Masyarakat yang tidak tahu kalau datanya sudah diblokir merugi karena sesampainya di kantor pos baru ketahuan datanya diblokir.

"Seharusnya pemerintah sampaikan pemberitahuan kepada masyarakat kenapa diblokir. Ini masyarakat sudah buang uang transportasi ke kantor pos, giliran sampai kantor pos ternyata sudah diblokir. Masyarakat resah dan salih tuduh akibat ulah seperti ini," keluh Neoleni.

Anggota DPRD Kabupaten TTS, Maksi Lian menyesali pemblokiran BST tahap II tanpa pemberitahuan kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, dirinya mendorong Dinas Sosial untuk menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat alasan kenapa sebagain Penerima BST tahap II diblokir dan melakukan klarifikasi lapangan secepatnya.

"Ini masyarakat banyak yang resah akibat Dinas Sosial blokir tanpa pemberitahuan. Akhirnya pemerintah desa yang jadi sasaran tudingan masyarakat. Dinas sosial perlu membuat tim guna melakukan klarifikasi data sehingga masyarakat yang layak menerima bisa dibuka blokirnya," pintanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved