Bupati Malaka Titip Tiga Pesan Buat Jajaran Polres Malaka

kondisinya agak berbeda karena di awal tahun dunia terserang virus covid19 sehingga pelaksanaan upacara melalui virtual.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Kapolres Malaka berfoto bersama anggota Reskrim usai menerima penghargaan, Rabu (1/7) 

Bupati Malaka Titip Tiga Pesan Buat Jajaran Polres Malaka

POS-KUPANG.COM I BETUN--Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, mengepresiasi jajaran Polres Malaka yang walaupun baru enam bulan terbentuk, tapi sukses menjaga kamtibmas.

Terhadap HUT Bhayangkara ke 74 ini diharapkan jajaran Polres Malaka terus meningkatkan kinerja dan tetap terjalin kerjasama yang baik dalam upaya membangun Malaka kedepan lebih baik.

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH menyampaikan ini pada acara ramah tamah perayaan HUT Bhayangkara ke 74 tingkat Polres Malaka di Betun, Rabu (1/7).

Menurut Bupati yang akrab disapa SBS ini, setiap tanggal 1 Juli pasti dilaksanakan HUT Bhayangkara. Khusus tahun 2020 ini kondisinya agak berbeda karena di awal tahun dunia terserang virus covid19 sehingga pelaksanaan upacara melalui virtual.

Atas nama pemerintah dan warga Malaka, Bupati SBS mengucapan terima kasih kepada Kapolri  dan Kapolda NTT yang sudah berkenan menghadirkan  Polres Malaka berdiri sendiri.

"Saya nilai Polres Malaka hadir pada saat yang tepat. Dimana di awal tahun dilanda covid19 dan kerja bersama begitu baik. Jajaran Polres juga TNI serta komponen lain bahu membahu mensosialisasikan di warga sehingga kita masih tetap zona hijau," ujar SBS.

Dirinya pada kesempatan ini menitip tiga pesan kepada jajaran Polres Malaka. Hal inipun sudah disampaikan ketika pada acara penerimaan Kapolres perdana, AKBP Albert Neno  di Pantai Motadikin.

Permintaannya, kata SBS, tetap menegakan aturan berlalulintas karena  angka lakalantas masih  sangat tinggi. Selain itu,  perkelahian antar pemuda juga antar kampung supaya dihindari dan selama ini polres  sudah ambil langkah sesuai protap.

"Ini yang paling utama yaitu mencegah korupsi. Tidak segampang yang dibicarakan soal korupsi  karena harus melalui alat bukti. Orang yang bicara tanpa bukti adalah biadab. Warga kalau ada bukti melaporkan ke aparat dan  tidak menuding," ujarnya.

Mantan Kadis Kesehatan NTT inipun menyampaikan profisiat kepada salah satu anggota Polres Malaka, IPDA Roland Lay, yang prestasinya akan mewakili Indonesia di ajang internasional.

Rayakan HUT Bhayangkara ke-74, Polres TTU Serahkan 7 SIM Gratis Kepada Warga

Ketua RT Mengaku Bersyukur Rumah Warganya Dibedah dalam Program Pemkot

Begini Tanggapan Tetangga Apriana Kause Penerima Bantuan Bedah Rumah Dari Walikota Kupang

"Pada momen HUT Bhayangkara ini kita sangat gembira dapat kabar kalau anggota Polres Malaka mewakili Indonesia. Mari kita dukung agar bisa beliau ukir prestasi di tingkat dunia," pinta SBS.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved